Senin, 07 September 2026

Kodim 0703/Cilacap Periksa Kendaraan Dinas dan Pribadi Prajurit



Cilacap – Kodim 0703/Cilacap melaksanakan pemeriksaan kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi milik prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kodim 0703/Cilacap, Senin, (7/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Makodim 0703/Cilacap tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan kelengkapan administrasi sekaligus kondisi dan kelayakan kendaraan yang digunakan personel dalam mendukung kegiatan kedinasan maupun aktivitas sehari-hari.

Pemeriksaan melibatkan staf terkait, Provost Kodim 0703/Cilacap, dan didampingi anggota Sub Denpom IV-/1-1 Cilacap Pengecekan dilakukan secara langsung terhadap kendaraan yang digunakan oleh anggota.

Selain surat-surat kendaraan, pemeriksaan juga meliputi kelengkapan keselamatan serta kondisi fisik kendaraan, termasuk memastikan kendaraan dalam kondisi layak dan aman digunakan di jalan raya.

Pemeriksaan secara berkala ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan prajurit serta PNS dalam menjaga kelengkapan dan kondisi kendaraan.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya satuan dalam mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas serta mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban personel Kodim 0703/Cilacap dalam berkendara. (pen)

Kodim 0703/Cilacap Dukung Aksi Bersih Pantai Teluk Penyu Sambut HUT ke-81 TNI AL

  


Cilacap – Kodim 0703/Cilacap turut mendukung kegiatan bersih pantai yang digelar Lanal Cilacap dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Angkatan Laut tahun 2026 di kawasan Pantai Teluk Penyu, Cilacap, pada hari Minggu (6/9/2026).

Dukungan tersebut diwujudkan dengan keterlibatan anggota Kodim 0703/Cilacap bersama anggota Lanal Cilacap, Polresta Cilacap, pemerintah daerah, Basarnas, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perikanan, Dinas Pariwisata, Stasiun SDKP, ASN Lanal Cilacap serta sejumlah elemen masyarakat dan pelajar.

Danramil 01/Cilacap Kapten Inf Suyitno mewakili Dandim 0703/Cilacap turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama Danlanal Cilacap Kolonel Laut (PM) Damianus Denny Nixon Ogi, S.A.P., M.Tr.Opsla. Kegiatan bersih bersih pantai teluk penyu ini menjadi bagian dari upaya bersama menjaga kebersihan kawasan pesisir sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi.

Anggota Kodim 0703/Cilacap bersama seluruh peserta bahu-membahu membersihkan sampah yang berada di sepanjang kawasan Pantai Teluk Penyu. Kegiatan dilakukan secara gotong royong dengan harapan kawasan pantai tetap bersih dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.

Kapten Inf Suyitno mengatakan, keterlibatan Kodim 0703/Cilacap dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan pesisir.

“Ini merupakan kegiatan positif yang melibatkan berbagai unsur Kodim 0703/Cilacap siap mendukung kegiatan bersama seperti ini sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mempererat sinergi dengan seluruh komponen masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan bersih pantai tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan, TNI bersama masyarakat menunjukkan bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian wilayah bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan tugas bersama.

Dengan kebersamaan yang terjalin, TNI semakin dekat dengan rakyat, dan dengan semangat gotong royong, kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin kokoh. Bersama rakyat, TNI kuat; bersama-sama menjaga lingkungan, Cilacap semakin bersih, sehat, dan lestari. (pen)

Sabtu, 05 September 2026

Babinsa Koramil 13/Majenang Ambil Apel Pagi Siswa Sekolah Rakyat Cilacap



Cilacap – Babinsa Koramil 13/Majenang, Kodim 0703/Cilacap, Sertu Baharuddin mengambil apel pagi bersama siswa-siswi Sekolah Rakyat Cilacap, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Sabtu (5/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti Kepala Sekolah Rakyat Cilacap Heni Yulianingsih, S.Pd., M.M., para wali asuh serta sekitar Siswa-siswi Sekolah Rakyat.

Dalam arahannya, Sertu Baharuddin mengingatkan para siswa tentang pentingnya menerapkan kedisiplinan dalam kegiatan sehari-hari, baik saat mengikuti pembelajaran maupun ketika berada di lingkungan sekolah.

“Disiplin harus dibiasakan sejak dini, mulai dari hal-hal sederhana seperti datang tepat waktu, mengikuti aturan sekolah, menjaga kerapian serta menghormati guru dan sesama teman,” ujar Sertu Baharuddin.

Ia juga berpesan agar para siswa mengikuti proses pendidikan dengan sungguh-sungguh dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

“Kami berharap adik-adik semua dapat belajar dengan baik, menjaga sikap dan saling menghargai. Jadikan kedisiplinan dan tanggung jawab sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Kegiatan apel pagi berlangsung tertib dan menjadi bagian dari upaya Babinsa Koramil 13/Majenang dalam memberikan pembinaan serta motivasi kepada para siswa sebagai generasi muda.(*)

Jumat, 04 September 2026

Gerak Cepat Koramil 14/Cimanggu Padamkan Kebakaran Lahan di Bantarmangu



Cilacap – Koramil 14/Cimanggu, Kodim 0703/Cilacap bergerak cepat bantu memadamkan kebakaran lahan milik warga yang merambat ke kawasan Perhutani Petak 31 G TKL Jati RPH Cimanggu, Desa Bantarmangu, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap, Jumat (4/9/2026).


Kebakaran diketahui sekitar pukul 15.08 WIB. Koramil 14/Cimanggu dibawah pimpinan Danramil 14/Cimanggu Lettu Cke Iwan Margono menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Forkopimcam Cimanggu serta pihak Perhutani untuk melakukan penanganan.


Berdasarkan keterangan saksi Kusyanto (70), warga Dusun Sudimara, kebakaran bermula saat pemilik lahan, Kusnanto, sekitar pukul 13.00 WIB melakukan penebangan pohon dan membuka lahan dengan cara dibakar. Api sempat padam setelah kondisi dinilai terkendali, namun sisa bara kembali menyala setelah tertiup angin.


Sekitar pukul 15.08 WIB, api membesar dan merambat ke kawasan Perhutani Petak 31 G TKL Jati RPH Cimanggu, BKPH Majenang. Anggota Koramil bersama personel di lapangan kemudian melakukan pemadaman sekaligus memastikan api tidak kembali menyala.


Akibat kejadian tersebut, sekitar 0,1 hektare lahan warga dan lahan Perhutani yang ditumbuhi pohon pinus dan jati terbakar. Sebanyak 16 pohon terdampak, sementara tidak ada sarana maupun bangunan yang ikut terbakar.


Api berhasil dipadamkan pada pukul 17.00 WIB setelah proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam. Hasil pengecekan akhir menunjukkan tidak ada lagi titik api dan kondisi kebakaran telah padam 100 persen.


Penanganan melibatkan Danramil 14/Cimanggu beserta enam personel, Polsek Cimanggu empat personel, Satpol PP dua personel, LMDH tujuh personel, Perhutani lima personel, Pemerintah Desa Bantarmangu, warga serta relawan.


Selanjutnya, Koramil 14/Cimanggu bersama pihak terkait akan meningkatkan pemantauan potensi kebakaran, menyiapkan peralatan penanggulangan kebakaran serta memasang imbauan tertulis tentang larangan pembakaran di kawasan hutan. Petugas juga mengingatkan bahwa pembakaran yang dilakukan dengan sengaja akan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku. (**)


Ladang Sedekah Kodim 0703/Cilacap Rutin Digelar Setiap Jumat



Cilacap – Kodim 0703/Cilacap kembali melaksanakan kegiatan Ladang Sedekah, Jumat (4/9/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di dua lokasi, yakni Masjid Al-Aziz Asrama Kodim 0703/Cilacap dan Masjid Al-Fatah Jayanihim, Gang Wiling Satu, Kelurahan Donan, Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap.

Ladang Sedekah merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Kodim 0703/Cilacap setiap hari Jumat dengan lokasi yang bergantian dari masjid ke masjid di wilayah Kabupaten Cilacap. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian dan upaya mempererat hubungan antara personel TNI dengan masyarakat di lingkungan sekitar.

Pelaksanaan kegiatan tidak hanya diisi dengan ibadah bersama, tetapi juga menjadi kesempatan bagi anggota Kodim 0703/Cilacap untuk berinteraksi dan bersilaturahmi dengan jamaah serta masyarakat sekitar.

Kehadiran anggota Kodim 0703/Cilacap di lingkungan masjid diharapkan dapat semakin mendekatkan hubungan dengan masyarakat sekaligus membangun komunikasi yang baik secara langsung.

Kegiatan Ladang Sedekah Kodim 0703/Cilacap selain menjadi sarana beribadah bersama, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga kebersamaan, kepedulian sosial, serta memperkuat silaturahmi dengan warga.

Dengan pelaksanaan yang dilakukan secara rutin dan berpindah-pindah lokasi, Ladang Sedekah Kodim 0703/Cilacap diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Cilacap.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan teritorial yang dilakukan Kodim 0703/Cilacap melalui pendekatan langsung dan kegiatan bersama masyarakat. (*)

Kamis, 03 September 2026

Kodim 0703/Cilacap Hadiri Pelepasan Estafet Tunas Kelapa 2026 Kwarcab Cilacap



Cilacap – Danramil 01/Cilacap Kapten Inf Soeyitno mewakili Dandim 0703/Cilacap bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Cilacap menghadiri acara pelepasan Kontingen Estafet Tunas Kelapa (ETK) 2026 wilayah Kwartir Cabang (Kwarcab) Cilacap yang berlangsung di Pendopo Wijayakusuma Cakti Cilacap, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Jawa Tengah. Estafet Tunas Kelapa menjadi salah satu kegiatan strategis Gerakan Pramuka dalam memasyarakatkan nilai-nilai kepramukaan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme, persaudaraan dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Pelepasan kontingen dilakukan oleh Ketua Harian Mabicab Kwarcab Cilacap, Annisa Fabriana, bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Cilacap, Kehadiran Kodim 0703/Cilacap menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan kegiatan kepramukaan di wilayah Kabupaten Cilacap.

Waka Bidang Humas Kwarcab Cilacap, Taryo, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan ETK di wilayah Cilacap berlangsung selama dua hari, Kamis hingga Jumat (3–4/9/2026), dengan rute yang telah ditentukan melalui sejumlah titik strategis dan wilayah kwartir ranting.

“Estafet Tunas Kelapa tahun 2026 ini dimaksudkan sebagai sarana memasyarakatkan Gerakan Pramuka serta memperkuat semangat nasionalisme, persaudaraan dan pengabdian anggota Pramuka,” kata Taryo.

Perjalanan ETK di wilayah Kwarcab Cilacap terbagi menjadi enam etape. Perjalanan diawali dari halaman Pendopo Wijayakusuma Cakti Cilacap dan selanjutnya berakhir dengan timbang terima Tunas Kelapa kepada Kwarcab Banyumas pada Jumat (4/9/2026) di Desa Cindaga, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas.

Kontingen terdiri atas Pramuka Penggalang, Penegak dan Pandega yang didampingi para pembina serta ambalan. Dalam pelaksanaannya, kegiatan melibatkan koordinasi antara unsur Pramuka dengan TNI, Polri, Dinas Perhubungan dan Satpol PP guna menjaga ketertiban dan kelancaran perjalanan.

Sementara itu, Annisa Fabriana saat membacakan sambutan Ketua Kwarda Jawa Tengah berpesan kepada seluruh peserta agar senantiasa menjaga kesehatan, keselamatan dan kekompakan selama mengikuti estafet.

Peserta juga diharapkan dapat menebarkan pesan positif, kedamaian dan kepedulian di setiap wilayah yang dilalui. Selain itu, ETK diharapkan menjadi momentum mempererat silaturahmi serta membangun sinergi antara Gerakan Pramuka, pemerintah daerah, TNI-Polri dan masyarakat.

“Jadikan kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi dan perkuat sinergi dengan pemerintah daerah setempat serta elemen masyarakat,” pesannya.

Acara pemberangkatan ditandai dengan pembacaan kesan dan pesan Ketua Kwarcab Cilacap serta berita acara pelepasan Estafet Tunas Kelapa 2026.

Kehadiran Kodim 0703/Cilacap dalam kegiatan tersebut mencerminkan sinergi TNI bersama pemerintah daerah dan Gerakan Pramuka dalam membangun generasi muda yang berkarakter, disiplin, berjiwa nasionalis serta memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat. (Pen)

Rabu, 02 September 2026

Pangdam IV/Diponegoro Tinjau Jembatan Gantung Merah Putih dan Resmikan Sumur Bor di Pati



Pati – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., meninjau pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih di Desa Kayen, Kabupaten Pati, sekaligus meresmikan penggunaan sumur bor di Desa Tanjungsekar, Kecamatan Puncakwangi, Kabupaten Pati, Rabu (2/9/2026).

Kehadiran Pangdam di Desa Kayen disambut antusias oleh warga dan para pelajar yang telah menunggu di sekitar lokasi pembangunan. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan jembatan sekaligus memastikan setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai standar dan ketentuan konstruksi yang berlaku.

Pangdam menegaskan, pengecekan dilakukan sejak proses pembangunan berlangsung agar kualitas dan kekuatan konstruksi benar-benar terjamin. Menurutnya, jembatan yang dibangun harus memberikan rasa aman bagi masyarakat ketika nantinya digunakan.

"Kami ingin melihat proses pembangunannya dan meyakinkan bahwa proses pembangunannya sesuai dengan standar yang berlaku. Kita tidak ingin nanti jembatan sudah jadi, kemudian timbul masalah karena tidak sesuai dengan konstruksinya," ujar Pangdam.

Jembatan tersebut nantinya diharapkan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 500 kepala keluarga di wilayah setempat. Selain memperpendek jalur transportasi warga, keberadaan jembatan akan memudahkan mobilitas masyarakat, termasuk para pelajar yang menuju sekolah serta warga yang beraktivitas menuju persawahan.

Pangdam menyebut pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih merupakan bagian dari program Presiden RI yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar aktivitas warga sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Pati.

Dari Desa Kayen, Pangdam melanjutkan kegiatan ke Desa Tanjungsekar, Kecamatan Puncakwangi, untuk meresmikan penggunaan sumur bor yang dibangun Kodim 0718/Pati sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi keterbatasan air, khususnya di tengah kondisi musim kemarau yang terjadi saat ini.

"Kita menerima informasi bahwa di daerah sini kekurangan air. Dalam situasi musim kemarau ini sulit masyarakat mendapatkan air, makanya kita berinisiatif untuk membangun ataupun membuat sumur bor. Alhamdulillah air sudah bisa jalan dan masyarakat sudah bisa menikmati air tersebut," ungkap Pangdam.

Sumur bor tersebut memiliki kedalaman sekitar 80 meter dengan kualitas air yang dinilai baik dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, seperti mandi dan memasak. Air ditampung dalam bak berkapasitas sekitar 5.000 liter, sehingga masyarakat dapat mengambil air sesuai kebutuhan setiap hari.

Warga tampak antusias memanfaatkan fasilitas tersebut. Sejumlah masyarakat terlihat mengambil air dari tempat penampungan yang telah disiapkan. Bagi warga, tersedianya sumber air menjadi bantuan yang berarti untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama ketika sumber air mengalami keterbatasan pada musim kemarau.

Pangdam menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan air bersih akan terus menjadi perhatian. Di wilayah Pati saat ini telah dibangun dua sumur bor dan direncanakan akan ditambah dua titik lagi. Program serupa juga akan terus dikembangkan di berbagai wilayah Jawa Tengah yang benar-benar membutuhkan sumber air, dengan target pembangunan sekitar 100 sumur bor.

Selain meninjau pembangunan infrastruktur dan meresmikan sumur bor, Pangdam juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap warga di wilayah tersebut.

Melalui pembangunan jembatan dan penyediaan sumber air bersih, Kodam IV/Diponegoro terus mendorong hadirnya manfaat nyata bagi masyarakat. Infrastruktur yang menghubungkan warga dan sumber air yang memenuhi kebutuhan dasar menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengabdian TNI yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat. (Pendam IV/Diponegoro)