Rabu, 14 Oktober 2026

Pembersihan Lahan Awali Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Sungai Ciraju



Cilacap – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Sungai Ciraju, Dusun Ciraju, Desa Ciporos, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap, diawali dengan kegiatan pembersihan lahan pada Rabu (14/10/2026).

Jembatan Perintis Garuda ini direncanakan menghubungkan Dusun Ciraju, Desa Ciporos, dengan Dusun Cijoho, Desa Tayem, Kecamatan Karangpucung. Kehadiran Jembatan Perintis Garuda ini nantinya diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat, khususnya anak sekolah dan petani dalam menunjang aktivitas pendidikan serta kegiatan pertanian sehari-hari.

Pembersihan lahan menjadi langkah awal dalam mempersiapkan lokasi pembangunan Jembatan Perintis Garuda. Tahapan ini merupakan bagian penting untuk mendukung kelancaran proses pembangunan jembatan yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

Keterlibatan TNI dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan wujud kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam membantu membuka akses penghubung antarwilayah. Melalui peran tersebut, TNI turut mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada mobilitas dan kesejahteraan warga.

Dengan terbangunnya Jembatan Perintis Garuda ini nantinya, diharapkan anak-anak menuju sekolah menjadi lebih mudah, akses petani menuju lahan pertanian semakin lancar, serta hubungan sosial dan ekonomi masyarakat Desa Ciporos dan Desa Tayem semakin erat. (Pen)

Jembatan Gantung Perintis Garuda di Sungai Cihaur Masuki Tahap Pembersihan Lahan



Cilacap - Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang nantinya membentang di Sungai Cihaur, Dusun Cikerang, Desa Bantarsari, Kecamatan Bantarsari, Kabupaten Cilacap, mulai memasuki tahap pembersihan lahan, Rabu (14/10/2026).

Jembatan Perintis Garuda ini nantinya akan menghubungkan RT 06/RW 11 dengan RT 07/RW 11 Dusun Cikerang. Keberadaannya diharapkan dapat mempermudah akses dan mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Pembersihan lahan menjadi langkah awal untuk mempersiapkan lokasi sebelum memasuki tahapan pembangunan selanjutnya. Kegiatan ini juga menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

Dengan hadirnya Jembatan Perintis Garuda ini nantinya, diharapkan mobilitas warga Dusun Cikerang semakin mudah dan lancar, sekaligus mendukung aktivitas pendidikan serta perekonomian masyarakat setempat. (pen)

Perkuat Karakter Siswa, Koramil 07/Maos Berikan Pelatihan PBB dan Tata Upacara di SMAN 1 Sampang



Cilacap – Dalam upaya membentuk karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa kebersamaan, Koramil 07/Maos memberikan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan Tata Upacara Bendera (TUB) kepada siswa-siswi kelas XI SMAN 1 Sampang, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan kokurikuler penguatan karakter tersebut berlangsung di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Desa Karangtengah, Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap, Sebanyak 232 siswa-siswi kelas XI mengikuti kegiatan yang dipandu oleh Peltu M. Ali Safi'i bersama empat anggota Koramil 07/Maos.

Turut hadiri dalam kegiatan ini Kepala SMAN 1 Sampang Widiyantoro, S.Pd., Guru Kesiswaan Daniel Kurniawan, S.Pd., serta para guru dan staf sekolah yang ikut mendukung pelaksanaan kegiatan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan, pengecekan siswa, dan apel pagi. Selanjutnya, para siswa menerima materi serta melaksanakan praktik PBB untuk melatih kedisiplinan, ketepatan gerakan, kekompakan, dan kepatuhan terhadap instruksi.

Selain itu, para siswa juga mendapatkan materi Tata Upacara Bendera (TUB) sekolah yang dilanjutkan dengan praktik secara langsung. Melalui kegiatan tersebut, siswa dibekali pemahaman mengenai tata pelaksanaan upacara yang baik dan benar, sekaligus menanamkan sikap tertib, tanggung jawab.

Melalui kegiatan kokurikuler ini, diharapkan para siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, kepemimpinan, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat. (R07)

Cegah Gangguan Keamanan, Koramil 11/Sidareja Pantau Situasi Malam Hari



Cilacap – Guna menjaga situasi Kamtibmas, piket Koramil 11/Sidareja Sertu Kuat Rojikin, melaksanakan patroli keamanan di sejumlah titik di wilayah Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, Selasa (13/10/2026) malam.

Patroli yang dimulai pukul 22.30 WIB tersebut menyasar Pasar Karna, sejumlah ruas wilayah Sidareja, serta lokasi berkumpulnya warga. patroli ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus memastikan situasi lingkungan tetap kondusif.

Melalui patroli malam, Koramil 11/Sidareja melakukan pemantauan kondisi wilayah guna meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi kerawanan. Kehadiran aparat di lapangan juga menjadi bagian dari upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat.

patroli dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Koramil 11/Sidareja dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah binaan, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dan beristirahat dengan tenang.

TMMD Sengkuyung Tahap IV Kodim 0703/Cilacap Hadirkan Pembangunan Infrastruktur di Desa Karangtawang



Cilacap – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 Kodim 0703/Cilacap resmi dibuka di Lapangan Krida Wisata, Desa Karangtawang, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Selasa (13/10/2026).

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, kegiatan ini menjadi wujud sinergi TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.

Upacara pembukaan dipimpin oleh Plt. Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, S.H., M.Kn., selaku inspektur upacara. Turut hadir Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Aryudha Sakti, S.E., Wakapolresta Cilacap AKBP Endro Aribowo, perwakilan TNI AL, unsur Forkopimda, perangkat daerah, Forkopimcam Nusawungu, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Usai pelaksanaan upacara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan agar tetap hijau dan lestari, sejalan dengan pembangunan desa yang tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga kelestarian alam.

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Cilacap menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0703/Cilacap, atas komitmen dan pengabdiannya dalam mendukung pembangunan daerah melalui program TMMD. Menurutnya, kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong pemerataan pembangunan hingga ke tingkat desa.

Ia menjelaskan, TMMD Sengkuyung Tahun 2026 telah dilaksanakan dalam tiga tahap sebelumnya, yakni Tahap I di Desa Sidamukti, Kecamatan Patimuan, Tahap II di Desa Buntu, Kecamatan Kroya, dan Tahap III di Desa Bingkeng, Kecamatan Dayeuhluhur. Adapun TMMD Sengkuyung Tahap IV di Desa Karangtawang menjadi tahap terakhir pada tahun ini, yang berlangsung mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026.

Pada pelaksanaannya, TMMD Sengkuyung Tahap IV menyasar pembangunan infrastruktur jalan yang diharapkan dapat menunjang aktivitas dan mobilitas masyarakat.

Sasaran fisik meliputi pembangunan perkerasan jalan sepanjang 1.565 meter dengan lebar 3 meter serta pengaspalan jalan sepanjang 425 meter dengan lebar 3 meter.

Selain pembangunan fisik, program ini juga mencakup kegiatan nonfisik berupa penyuluhan, sosialisasi, pelayanan, dan pelatihan bagi masyarakat. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan warga sekaligus mendorong peningkatan kualitas kehidupan masyarakat desa.

Pelaksanaan TMMD kali ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari perangkat daerah, BUMN, BUMD, pihak swasta, hingga perguruan tinggi, termasuk melalui bantuan dan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Plt. Bupati Cilacap juga mengajak masyarakat Desa Karangtawang untuk berpartisipasi aktif selama pelaksanaan TMMD, menjaga semangat gotong royong, serta memelihara hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Melalui program TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026, Kodim 0703/Cilacap bersama pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan terus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Dengan semangat kebersamaan, pembangunan di Desa Karangtawang diharapkan dapat berjalan lancar, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih hijau dan lestari. (Pen)

Kebakaran Lahan 4 Hektare di Karangpucung, TNI Bersama Warga Lakukan Penanganan



Cilacap – Kebakaran lahan seluas kurang lebih 4 hektare terjadi di wilayah RT 04/RW 04, Desa Karangpucung, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap. Penanganan kejadian tersebut melibatkan unsur TNI, relawan, perangkat desa, dan masyarakat setempat.

Sebanyak 22 personel terlibat dalam kegiatan penanganan, terdiri dari 1 personel TNI, 5 relawan, 1 perangkat desa, serta 15 warga masyarakat. Keterlibatan berbagai unsur tersebut merupakan bentuk sinergi dalam menghadapi kebakaran lahan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan lingkungan.

Sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang, sejumlah kegiatan lanjutan direncanakan, meliputi patroli kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), sosialisasi pencegahan Karhutla, serta penyuluhan mengenai upaya penanggulangan kebakaran kepada masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami bahaya kebakaran lahan dan berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran, khususnya saat kondisi cuaca kering yang meningkatkan risiko munculnya titik api.

Sinergi antara TNI, pemerintah desa, relawan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya menjaga keamanan lingkungan serta meminimalkan dampak kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Cilacap.

Selasa, 13 Oktober 2026

Kebakaran Perkebunan Warga di Desa Kunci, Babinsa Bersama Petugas dan Warga Lakukan Pemadaman



Cilacap – Kebakaran melanda lahan perkebunan milik warga di Dusun Cikondang, RT 03 RW 06, Desa Kunci, Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, Selasa (13/10/2026). Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 14 hektare lahan perkebunan warga yang ditumbuhi pohon jati dan bambu.

Peristiwa kebakaran diketahui sekitar pukul 11.00 WIB oleh Darisno, seorang pekerja buruh yang melihat kobaran api di area perkebunan. Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kepala dusun, yang selanjutnya diteruskan kepada kepala desa, Babinsa Desa Kunci, serta petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sidareja.

Mendapat laporan tersebut, Babinsa Koramil 11/Sidareja bersama Polsek Sidareja, BPBD, petugas Damkar, pemerintah desa, dan masyarakat setempat segera melakukan upaya pemadaman. Petugas menghadapi kendala karena lokasi kebakaran sulit dijangkau kendaraan pemadam serta jauh dari sumber air, sehingga pemadaman dilakukan menggunakan peralatan seadanya.

Berkat kerja sama seluruh personel dan warga yang terlibat, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.30 WIB. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa, sementara kerugian material berupa pohon jati dan bambu milik warga yang terbakar. Luas lahan terdampak diperkirakan mencapai 14 hektare.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh pembakaran lahan yang kemudian merambat akibat tiupan angin kencang serta banyaknya daun dan pepohonan kering di sekitar lokasi. Penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan lebih lanjut.

Keterlibatan Babinsa bersama aparat terkait dan masyarakat dalam penanganan kebakaran ini merupakan bagian dari upaya tanggap terhadap kejadian di wilayah binaan, sekaligus memperkuat sinergi dalam menghadapi bencana yang berpotensi menimbulkan kerugian bagi warga.