Rabu, 01 April 2026

Dari Impian Jadi Nyata, Ground Breaking Jembatan Perintis Garuda Buka Akses Dua Kecamatan di kabupaten Cilacap

 


Cilacap – Sebuah harapan besar mulai diwujudkan di wilayah Kodim 0703/Cilacap. Pelaksanaan ground breaking Jembatan Gantung Perintis Garuda menjadi tonggak awal hadirnya akses penghubung antara Kecamatan Cimanggu dan Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap. Pembangunan ini merupakan bagian dari gagasan pemerintah Presiden Republik Indonesia dalam menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok negeri.

 

Bagi masyarakat setempat, momen ini bukan sekadar seremoni dimulainya pembangunan. Lebih dari itu, ini adalah awal dari perubahan nyata yang selama ini dinantikan. Selama bertahun-tahun, warga harus menghadapi keterbatasan akses untuk menyeberang antar wilayah. Anak-anak sekolah menempuh perjalanan panjang dengan segala keterbatasan, sementara warga yang beraktivitas sehari-hari harus mengorbankan waktu dan tenaga lebih.

 

Kini, dengan dimulainya pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda, harapan itu tumbuh kembali. Jembatan ini dirancang menjadi penghubung yang aman dan efisien, membuka jalan bagi kemudahan mobilitas masyarakat.

 

Kodim 0703/Cilacap sebagai bagian dari TNI hadir mendukung penuh realisasi pembangunan tersebut. Sinergi antara pemerintah dan TNI menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat, khususnya dalam hal akses dan konektivitas wilayah.

 

Antusiasme warga terlihat jelas. Wajah-wajah penuh harap menyaksikan dimulainya pembangunan yang diyakini akan membawa perubahan besar dalam kehidupan mereka. Bagi para orang tua, jembatan ini adalah jawaban atas kekhawatiran selama ini, ketika anak-anak mereka harus menempuh perjalanan sulit menuju sekolah. Bagi para pekerja, jembatan ini menjadi jalan baru menuju kemudahan mencari nafkah.

 

Ke depan, Jembatan Gantung Perintis Garuda diharapkan tidak hanya memperpendek jarak antara dua kecamatan, tetapi juga mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan akses pendidikan, serta mempererat hubungan sosial antarwarga.

 

Langkah awal ini menjadi simbol bahwa negara hadir hingga ke pelosok, membawa harapan dan solusi nyata. Jembatan Perintis Garuda bukan sekadar infrastruktur, melainkan jembatan kehidupan yang menghubungkan mimpi, harapan, dan masa depan masyarakat Cilacap yang lebih baik.

Kamis, 22 Januari 2026

Babinsa Koramil 03/Kroya Bersama Ormas Gelar Patroli Jaga Wilayah Tetap Kondusif


Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, Babinsa Koramil 03/Kroya Kodim 0703/Cilacap Serma Mugiono dan Serma Budi serta Ormas melaksanakan patroli malam sekaligus monitoring siskamling di wilayah Desa Pucung Kidul, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap. Rabu (21/01/2026) Malam.

Patroli dilakukan dengan menyisir sejumlah jalan yang dianggap rawan tindak kejahatan malamserta lokasi-lokasi tempat warga biasa berkumpul. Selain patroli,  juga menyambangi pos ronda tempat warga melaksanakan siskamling.

Serma Mugiono menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai wujud sinergi antara TNI, Ormas dan masyarakat. “Kegiatan patroli malam bertujuan menjaga situasi tetap aman, mencegah potensi gangguan Kamtibmas, sekaligus mempererat kebersamaan dengan warga. Harapannya, budaya siskamling terus tumbuh sebagai benteng keamanan lingkungan,” ungkap Babinsa.

Salah satu warga Pucung Kidul Woko menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini. “Kami merasa lebih tenang dengan adanya patroli dari bapak Koramil. Kehadiran Babinsa dan Ormas membuat warga semakin bersemangat untuk ikut ronda malam,” ucapnya.

Di tempat terpisah, Danramil 03/Kroya Kapten Czi Gunadi menegaskan bahwa kegiatan patroli dan monitoring siskamling merupakan implementasi nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Babinsa bersama masyarakat harus selalu hadir di tengah warga. Keamanan bukan hanya tugas aparat, tapi menjadi tanggung jawab bersama. Dengan gotong royong, kita bisa ciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” tegas Danramil. (R03)

Rabu, 21 Januari 2026

Beri Rasa Aman Kepada Warga, 3 Pilar di Kecamatan Jeruklegi Gelar Patroli Gabungan.



Cilacap - Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif,  Jajaran 3 Pilar Kecamatan Jeruklegi yang terdiri dari unsur TNI, Polri dan Pemerintah Kecamatan Jeruklegi serta Ormas menggelar patroli gabungan, pada Selasa (20/01/2026) Malam.

Danramil 02/Jeruklegi Kapten Inf Hardiansyah menegaskan bahwa Patroli ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan serta tindak kriminal yang meresahkan masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman khususnya pada malam hari, bersama unsur TNI, Polri dan Pemerintah Kecamatan Jeruklegi serta Ormas berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli serupa demi menciptakan lingkungan yang kondusif dan bebas dari gangguan kamtibmas, ujarnya."

Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan imbauan langsung kepada para remaja yang nongkrong di sekitar lokasi agar tidak terlibat dalam aksi balap liar maupun kegiatan lain yang mengganggu ketertiban umum.

Kehadiran patroli 3 Pilar ini disambut positif oleh warga sekitar yang mengaku lebih tenang dengan adanya penjagaan rutin dari aparat gabungan.

Kegiatan patroli berakhir dengan situasi aman, tertib, dan terkendali tanpa adanya insiden menonjol. (R02)

Senin, 19 Januari 2026

Jaga Kondusifitas Wilayah, Kodim 0703/Cilacap, Lanal, dan Polresta serta Satpol PP Melaksanakan Patroli

 


Cilacap - Dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan wilayah serta memberikan rasa aman, Kodim 0703/Cilacap, Lanal, dan Polresta serta Satpol PP Melaksanakan Patroli gabungan di Titik Nol Kawasan Kota Lama Kabupaten Cilacap, Senin (19/02/2026).

‎‎Apel pelaksanaan kegiatan Patroli dilaksanakan di depan Pos Polisi Terpadu Alun alun Kabupaten Cilacap.

‎‎Dalam keterangannya, Pasi Ops Kodim 0703/Cilacap Kapten Inf Puji Widodo mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang berkunjung ke Titik Nol Kawasan Kota Lama Cilacap, sekaligus mempererat sinergi antara aparat TNI, pemerintah daerah, dan komponen masyarakat.

‎‎"Selain untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengunjung di titik nol kawasan kota lama cilacap, Patroli ini juga bertujuan untuk meminimalisir potensi gangguan kamtibmas, tapi juga sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Kita ingin memastikan bahwa situasi tetap aman," ujarnya.

‎‎Patroli gabungan ini juga menjadi momen penting dalam membangun komunikasi yang harmonis antara TNI, Satpol PP, dan Ormas yang selama ini telah aktif dalam mendukung stabilitas daerah. Selain memberikan imbauan kepada masyarakat, tim patroli juga melakukan pendekatan humanis kepada warga yang yang berkunjung di titik nol kawasan kota lama cilacap.

‎Sementara itu, perwakilan Satpol PP dan Ormas menyambut positif kegiatan ini dan berharap sinergi seperti ini dapat terus dilanjutkan sebagai bentuk kolaborasi nyata dalam menjaga ketertiban umum.

‎‎"Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan tingkat keamanan dan kenyamanan masyarakat Cilacap dapat terus terjaga, sekaligus mencegah munculnya potensi konflik atau gangguan sosial lainnya," ungkap Eko.

‎(Pendim)

Kamis, 18 Desember 2025

Persit KCK PD IV/Diponegoro Gelar Pertandingan Voli Peringati Hari Ibu 2025

 


Semarang – Persit Kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro menggelar Pertandingan Voli dalam rangka memperingati Hari Ibu Tahun 2025 di GOR Patriot, yang dibuka secara resmi oleh Ketua Persit KCK PD IV/Diponegoro Ny. Nuning Achiruddin. Kegiatan ini juga dilaksanakan secara serentak seluruh Indonesia guna menjadi wadah dalam mempererat silaturahmi dan kebersamaan antar anggota Persit. Rabu (17/12/2025).

Ketua Umum Persit KCK Ny. Uli Simanjuntak, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Ketua Persit KCK PD IV/Diponegoro menyampaikan bahwa pertandingan voli ini tidak hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai wujud apresiasi kepada para ibu anggota Persit atas semangat juang, ketangguhan dan dedikasi sebagai pendamping prajurit, penggerak keluarga, serta pilar di lingkungan satuan.

Kegiatan ini juga sekaligus untuk menanamkan nilai sportivitas, mempererat kekompakan dan menunjukkan bahwa olahraga mampu menyatukan seluruh peserta, mulai dari istri Perwira, Bintara, hingga Tamtama.

Pertandingan berlangsung selama dua hari (16–17 Desember) dengan seluruh rangkaian perlombaan berjalan tertib, lancar dan penuh keceriaan.

Adapun pemenang pada pertandingan voli tersebut diraih oleh Korem 072/Pamungkas sebagai juara I, Juara II Korem 074/Warasstratama dan Juara III Cabang PD Kodam IV/Diponegoro. (Pendam IV/Diponegoro)

Rabu, 10 Desember 2025

Dari Kodam IV/Diponegoro untuk Aceh dan Sumatera: Uluran Tangan untuk warga yang tertimpa musibah

 


Semarang – Kodam IV/Diponegoro mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam di wilayah Aceh dan Sumatera pada Senin (8/12/2025).

Bantuan kemanusiaan ini adalah merupakan satu bentuk kepedulian dari keluarga besar Kodam IV/Diponegoro, kepada masyarakat di Aceh dan Sumatera yang sedang berduka akibat dilanda musibah banjir bandang dan tanah longsor beberapa saat lalu.

Seluruh Prajurit, PNS dan Persit KCK Kodam IV/Diponegoro bergerak cepat dengan penuh keikhlasan, menghimpun bantuan yang meliputi: bahan makanan, susu, biskuit, mie instan, pakaian, selimut, popok Bayi, obat-obatan, alat masak serta berbagai perlengkapan rumah tangga  lainnya yang dibutuhkan telah termuat sebanyak 40 truk.

Setelah berhasil dikumpulkan, selanjutnya  Bantuan dibawa menuju ke Posko utama yang berada di Cargo Lanud Halim Perdanakusumah Jakarta sebanyak 36 truk dan menuju ke Posko Bantuan yang berada di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara sebanyak 4 truk,  untuk kemudian diserahterimakan dan dibawa menuju ke titik distribusi bantuan di Aceh dan Sumatera.

(Pendam IV/Diponegoro)

Senin, 24 November 2025

TNI Perkuat Respons Penanggulangan Bencana, Pastikan Penanganan Dampak Erupsi Semeru Berjalan Cepat dan Terkoordinasi



LUMAJANG, tniad.mil.id — Upaya penanggulangan dampak erupsi Gunung Semeru di Kecamatan Pronojiwo terus diperkuat melalui langkah cepat dan terkoordinasi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait. TNI AD melalui jajaran Korem 083/Baladhika Jaya bersama Kodam V/Brawijaya turun langsung ke lapangan untuk memastikan penanganan darurat berjalan efektif, aman, dan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak, Sabtu (22/11/2025).

Peninjauan dimulai dari SDN 04 Supiturang, yang menjadi salah satu titik utama pengungsian warga. Di lokasi ini, unsur TNI bersama instansi lainnya memastikan ketersediaan layanan kesehatan, logistik harian, perlindungan kelompok rentan, serta kesiapan fasilitas pengungsian. Personel di lapangan juga membantu pengamanan wilayah sekitar, mobilitas warga, dan penataan jalur evakuasi.

Sebagai bentuk dukungan kemanusiaan, disalurkan 19 item bantuan kemanusiaan, mulai dari selimut, kebutuhan balita, pakaian anak, perlengkapan mandi, hingga sembako dan kebutuhan dasar lainnya. Bantuan ini ditujukan untuk memastikan para pengungsi mendapatkan pemenuhan kebutuhan awal selama proses darurat berlangsung.

Selain mengecek lokasi pengungsian, rombongan juga meninjau wilayah terdampak di Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, salah satu kawasan dengan paparan material vulkanik paling berat. Kondisi rumah warga, sebaran material erupsi, kondisi jalur evakuasi, serta infrastruktur dasar menjadi fokus utama asesmen lapangan, sebagai dasar penguatan penanganan pasca-bencana oleh seluruh pemangku kepentingan.

“TNI akan selalu hadir untuk rakyat, terutama dalam kondisi darurat seperti ini. Sejak erupsi terjadi, kami langsung bergerak membantu evakuasi, pengamanan jalur, dan memastikan bantuan sampai ke masyarakat,” ujar Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir.

Jajaran TNI juga menegaskan bahwa penanganan bencana membutuhkan tindakan cepat, terukur, dan penuh empati. Keselamatan warga, kelancaran distribusi bantuan, serta stabilitas wilayah menjadi fokus utama di lapangan. Unsur prajurit terus disiagakan mengingat dinamika aktivitas Gunung Semeru yang masih berada pada tingkat kewaspadaan tinggi.

Sinergi menjadi salah satu kunci utama keberhasilan penanganan. TNI bekerja berdampingan dengan BPBD, Polri, pemerintah daerah, relawan, dan berbagai elemen masyarakat untuk mempercepat pemulihan dan memastikan setiap langkah penanganan bencana dijalankan secara aman dan manusiawi.

Dengan kerja terkoordinasi dan dukungan penuh di lapangan, upaya penanggulangan dampak erupsi Semeru diharapkan dapat berlangsung cepat, tepat, dan memberikan perlindungan terbaik bagi masyarakat Lumajang. (Dispenad)