Rabu, 12 Agustus 2026

Koramil 11/Sidareja Latih Disiplin dan Kepemimpinan Siswa SMK Tamtama 1 Sidareja



Cilacap – Koramil 11/Sidareja, Kodim 0703/Cilacap berikan pembekalan Latihan Dasar Disiplin Kepemimpinan (LDDK) kepada peserta didik baru SMK Tamtama 1 Sidareja, Kegiatan LDDK ini dilaksanakan di lapangan Desa Tinggarjaya, Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, Rabu (12/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Serka Darmawan bersama empat anggota Koramil 11/Sidareja bertindak sebagai pelatih dan pemberi materi pembentukan karakter kepada para siswa.

Memasuki hari ketiga pelaksanaan LDDK ini, materi yang diberikan meliputi sikap kedisiplinan, Peraturan Baris Berbaris (PBB) dasar, serta dasar-dasar kepemimpinan.

Sebanyak 269 siswa mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari 134 siswa laki-laki dan 135 siswa perempuan.

Materi diberikan secara teori dan praktik dengan penekanan pada sikap disiplin, kekompakan, tanggung jawab, kepatuhan terhadap aturan, serta kemampuan memimpin dan bekerja sama dalam kelompok.

Serka Darmawan menyampaikan bahwa latihan tersebut merupakan bagian dari upaya membentuk karakter generasi muda agar memiliki disiplin dan tanggung jawab sejak dini.

“Disiplin bukan hanya diterapkan saat latihan, tetapi harus menjadi sikap dan kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Siswa harus mampu menghargai waktu, menaati aturan, bertanggung jawab terhadap tugas dan memiliki jiwa kepemimpinan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa PBB bukan sekadar latihan baris-berbaris, namun menjadi sarana membentuk kekompakan, ketegasan, konsentrasi dan kepatuhan terhadap instruksi.

“Laksanakan setiap materi dengan sungguh-sungguh. Jadikan latihan ini sebagai bekal untuk membentuk pribadi yang disiplin, bertanggung jawab dan siap menghadapi tantangan ke depan,” pungkasnya.

Kegiatan LDDK diharapkan mampu membentuk peserta didik SMK Tamtama 1 Sidareja menjadi generasi muda yang berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, memiliki jiwa kepemimpinan serta memiliki semangat kebersamaan. (Pen)

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Sungai Cibereum Masuki Tahap Pemasangan Hanger dan Pagar Pembatas

 


Cilacap - Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang berada di atas Sungai Cibereum, Desa Sarwadadi, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, terus berjalan,  Saat ini progres pengerjaan memasuki tahapan pemasangan hanger dan pagar pembatas jembatan, Rabu (12/8/2026).

Pemasangan hanger dilakukan pada struktur jembatan, sementara pembatas kanan dan kiri dipasang sebagai pagar pengaman kepada masyarakat yang nantinya menggunakan jembatan tersebut.

Dengan adanya Jembatan Gantung Perintis Garuda, akses masyarakat di sekitar Sungai Cibereum diharapkan semakin mudah dan aman. Jembatan ini nantinya dapat mendukung mobilitas warga serta memperlancar aktivitas perekonomian dan sosial masyarakat Desa Sarwadadi dan wilayah sekitarnya. (Pen)

Perkuat Kepedulian Sosial, Kodim 0703/Cilacap Ikuti Donor Darah HUT Ke – 15 Hotel Dafam Cilacap


Cilacap – Kodim 0703/Cilacap menunjukkan kepedulian sosial dengan turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Anniversary Ke -15 Hotel Dafam Cilacap, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan donor darah tersebut diikuti oleh anggota Kodim 0703/Cilacap bersama unsur dan elemen masyarakat lainnya.

Keikutsertaan anggota Kodim 0703/Cilacap ini merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pelaksanaan tugas pertahanan dan kewilayahan, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Dengan mengikuti kegiatan donor darah, personel Kodim 0703/Cilacap turut berkontribusi membantu ketersediaan stok darah yang nantinya dapat dimanfaatkan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui momentum Anniversary Ke - 15 Hotel Dafam Cilacap, Kodim 0703/Cilacap terus mendorong semangat gotong royong, kepedulian dan kebersamaan, setetes darah yang disumbangkan menjadi wujud nyata pengabdian serta kepedulian prajurit kepada sesama. (Pen)

Selasa, 11 Agustus 2026

Warga Bantarsari Terdampak Kekeringan, Bantuan Air Bersih Kembali Disalurkan

  


Cilacap – Pemerintah Kabupaten Cilacap kembali menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau. Kali ini, bantuan disalurkan kepada warga di Dusun Cikerang, Desa Bantarsari, Kecamatan Bantarsari, Kabupaten Cilacap, Selasa (11/8/2026).

Penyaluran bantuan air bersih tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Cilacap dalam menangani kondisi darurat kekeringan yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

Plt. Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya, S.H., M.Kn., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan penyaluran bantuan air bersih, termasuk jajaran Forkopimcam, Pemerintah Desa Bantarsari, OPD terkait serta masyarakat.

Menurutnya, persoalan air bersih masih menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Cilacap, mengingat setiap musim kemarau sejumlah wilayah masih mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Karena itu, penanganan kekeringan tidak cukup hanya dilakukan melalui penyaluran air bersih, tetapi juga membutuhkan solusi jangka panjang.

“Penanganan kekeringan tidak cukup hanya dengan droping air bersih. Ke depan perlu dilakukan upaya jangka panjang melalui pembangunan jaringan air bersih, sehingga masyarakat memiliki akses air yang lebih memadai,” ujar Ammy.

Ia juga berharap BPBD Kabupaten Cilacap dapat terus berkoordinasi dengan PDAM/Perumda Air Minum serta stakeholder terkait dalam pembangunan dan pengembangan jaringan air bersih, khususnya di wilayah yang selama ini menjadi daerah terdampak kekeringan.

Sementara itu, Kepala Desa Bantarsari Ngatoilah menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Cilacap atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat. Ia berharap dukungan tersebut dapat terus berlanjut apabila kondisi kekeringan masih terjadi di wilayah Desa Bantarsari.

Penyaluran bantuan air bersih ini menjadi bentuk kepedulian sekaligus respons cepat Pemerintah Kabupaten Cilacap dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar selama musim kemarau. Di sisi lain, pemerintah terus mendorong langkah jangka panjang agar persoalan keterbatasan air bersih dapat ditangani secara lebih berkelanjutan. (***)

Ibu-Ibu Desa Bingkeng Buktikan Semangat Gotong Royong Dukung Suksesnya TMMD



Cilacap – Semangat gotong royong warga Desa Bingkeng, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, terus terlihat menjelang pelaksanaan upacara penutupan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026. Tidak hanya kaum laki-laki, para ibu juga turut ambil bagian dalam mempersiapkan lokasi yang akan digunakan sebagai tempat upacara penutupan.

Dengan membawa peralatan kebersihan sederhana, ibu-ibu warga bersama masyarakat bergotong royong membersihkan lapangan, menyapu rumput kering dan merapikan area sekitar lapangan. Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan program TMMD yang selama ini telah berjalan di Desa Bingkeng.

Partisipasi kaum perempuan juga bukan hanya terlihat menjelang penutupan. Selama pelaksanaan TMMD, ibu-ibu Desa Bingkeng turut terlibat membantu berbagai kegiatan di lapangan dan mendukung pengerjaan sasaran fisik bersama Satgas TMMD dan masyarakat. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dari semangat sengkuyung, yakni bekerja bersama demi kemajuan desa.

Gotong royong tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan TMMD bukan semata hasil kerja Satgas, tetapi juga buah kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Dukungan warga, termasuk para ibu, menjadi kekuatan tersendiri dalam menyukseskan seluruh rangkaian program TMMD Sengkuyung Tahap III di Desa Bingkeng.

Semangat kebersamaan inilah yang diharapkan terus terpelihara setelah TMMD selesai. Dengan budaya gotong royong yang kuat, masyarakat Desa Bingkeng diharapkan mampu menjaga dan merawat hasil pembangunan sekaligus melanjutkan berbagai kegiatan positif untuk kemajuan dan kesejahteraan desa. (Pen)

Jelang Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap III, Lapangan Upacara di Desa Bingkeng Dipersiapkan



Cilacap – Menjelang pelaksanaan upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026, personel Kodim 0703/Cilacap bersama masyarakat melaksanakan penyiapan dan penataan lapangan yang akan digunakan sebagai lokasi upacara penutupan di Desa Bingkeng, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Selasa (11/8/2026).

Tampak personel Kodim 0703/Cilacap bersama warga bergotong royong menata lapangan, memasang umbul-umbul dan banner di sejumlah titik. Setiap sudut lapangan dirapikan agar terlihat lebih tertata dan siap menyambut pelaksanaan upacara penutupan TMMD yang akan digelar dalam waktu dekat.

Dengan semakin dekatnya pelaksanaan upacara penutupan, seluruh persiapan terus dimatangkan. Kesiapan lapangan, kerapian lingkungan, serta pemasangan berbagai atribut diharapkan mampu mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan penutupan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026.(Pen)

Jembatan Gantung Perintis Garuda di Sungai Cibereum Masuki Tahap Pemasangan Seling Baja

 


Cilacap – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang berada di Sungai Cibereum, Desa Sarwadadi, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, terus menunjukkan perkembangan. Setelah tahapan pemasangan tiang pylon rampung, pekerjaan kini dilanjutkan dengan persiapan menuju pemasangan seling baja sebagai salah satu bagian penting dalam konstruksi jembatan, Selasa (11/8/2026).

Pemasangan seling baja menjadi tahapan penting dalam pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda karena seling tersebut nantinya berfungsi sebagai bagian dari sistem penyangga bentang jembatan.

Keberadaan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Sungai Cibereum diharapkan dapat menjadi akses penghubung yang memudahkan mobilitas masyarakat Desa Sarwadadi dan wilayah sekitarnya.

Selain memperlancar aktivitas warga, jembatan tersebut juga diharapkan mampu mendukung kegiatan sosial dan perekonomian masyarakat.

Dengan selesainya pemasangan tiang pylon dan dilanjutkan menuju tahap pemasangan seling baja, pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda terus bergerak sesuai tahapan yang telah direncanakan.

Seluruh proses pembangunan diharapkan dapat berjalan lancar hingga jembatan selesai dan nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai akses penghubung yang aman, kuat, dan berkelanjutan.(Pen)