Jumat, 28 Agustus 2026

Kodim 0703/Cilacap Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa di NTT



Cilacap – Kodim 0703/Cilacap ikut berikan dukungan dalam membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan menyiapkan bantuan kemanusiaan berupa selimut.

Bantuan selimut tersebut nantinya dikumpulkan di Korem 071/Wijayakusuma. Selanjutnya, bantuan akan disalurkan bersama bantuan kemanusiaan lainnya melalui Kodam IV/Diponegoro kepada masyarakat yang terdampak gempa di NTT.

Pengumpulan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Kodim 0703/Cilacap terhadap warga yang tengah menghadapi dampak bencana. Selimut yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa pemulihan pascagempa.

Melalui kepedulian tersebut, Kodim 0703/Cilacap berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana di NTT. (*)

Kodim 0703/Cilacap Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M

 


Cilacap – Kodim 0703/Cilacap menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M bertempat di Masjid Al-Aziz Perum Asrama Kodim 0703/Cilacap, Kamis (27/8/2026) malam.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW mengusung tema, “Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M Kita Mantapkan Tekad Bersama Rakyat TNI Prima dan Kuat Siap Mewujudkan Indonesia yang Maju dan Berdaulat ”.

Dengan menghadirkan penceramah Ustad KH. Ahmad Sodikin dari Gumilir dan diikuti oleh Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Aryudha Sakti, S.E., Kasdim 0703/Cilacap Mayor Inf Ahmad Rofik Alfian, para Danramil dan Perwira Staf, anggota Kodim, PNS, Persit Kartika Chandra Kirana serta santriwan dan santriwati TPAI Al-Aziz.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, penampilan santriwan dan santriwati TPAI Al-Aziz serta Hadroh dari Ponpes Donan.

Dalam sambutannya, Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Aryudha Sakti, S.E., menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi sarana untuk menggali hikmah dan keteladanan Rasulullah SAW serta mengaktualisasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kita dapat mengambil hikmah dan mengaktualisasikan ajaran agama yang dibawa Rasulullah SAW dalam setiap langkah kehidupan,” ujarnya.

Dandim 0703/Cilacap juga menekankan pentingnya meneladani semangat perjuangan Rasulullah SAW yang dilandasi disiplin, kesungguhan dan keikhlasan. Nilai tersebut penting diterapkan prajurit dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga kehadiran TNI senantiasa memberikan ketenangan dan ketenteraman.

Sementara itu, dalam tausyiahnya, Ustad KH. Ahmad Sodikin mengajak jamaah meneladani akhlak Rasulullah SAW, terutama dalam kejujuran, amanah, kepedulian terhadap sesama, menjaga persaudaraan dan kesabaran dalam menghadapi ujian kehidupan.

Jamaah juga diajak menjaga keharmonisan keluarga, memperkuat kerukunan serta memperbanyak membaca shalawat sebagai wujud kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 keluarga besar Kodim 0703/Cilacap diharapkan semakin memperkuat keimanan sekaligus memantapkan tekad untuk terus hadir bersama rakyat dalam mewujudkan TNI yang prima dan kuat serta mendukung terwujudnya Indonesia yang maju dan berdaulat. (***)

Kamis, 27 Agustus 2026

Kodam IV/Diponegoro Siagakan Kekuatan Teritorial Hadapi Karhutla 2026



Semarang — Memasuki puncak musim kemarau 2026, Kodam IV/Diponegoro memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Penguatan dilakukan melalui optimalisasi satuan kewilayahan mulai dari Korem, Kodim, Koramil hingga Babinsa, dengan mengedepankan langkah pencegahan, deteksi dini, patroli, edukasi masyarakat, kesiapan personel dan peralatan, koordinasi lintas sektor serta respons cepat apabila terjadi kebakaran.

Kesiapsiagaan tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kerawanan kebakaran selama musim kemarau. Hingga 23 Agustus 2026, tercatat 232 kejadian Karhutla di Jawa Tengah yang berdampak terhadap sekitar 194 hektare lahan dan 213 hektare kawasan hutan. Sementara di DIY, hingga 26 Agustus tercatat 46 kejadian kebakaran lahan dan hutan dengan luas terdampak sekitar 45,97 hektare. Kondisi kering, vegetasi yang mudah terbakar dan aktivitas manusia menjadi faktor yang perlu terus diantisipasi. BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta juga menetapkan seluruh wilayah DIY dalam kategori Awas potensi Karhutla periode 23–29 Agustus 2026.

Merespons kondisi tersebut, satuan kewilayahan Kodam IV/Diponegoro telah memperkuat patroli dan pemantauan kawasan rawan, khususnya hutan, lahan pertanian, perkebunan, semak belukar, lereng pegunungan dan wilayah yang memiliki potensi kebakaran. Babinsa yang berada langsung di tengah masyarakat menjadi unsur penting dalam melakukan pemantauan kondisi wilayah sekaligus membangun komunikasi dengan perangkat desa dan masyarakat.

Upaya pencegahan juga dilakukan melalui komunikasi sosial dan edukasi kepada masyarakat. Babinsa mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan kepulan asap maupun titik api. Pendekatan tersebut menjadi penting karena sebagian kebakaran berawal dari aktivitas manusia yang tidak terkendali, terutama ketika kondisi lahan sangat kering.

Untuk memperkuat kesiapsiagaan, Kodam IV/Diponegoro menyiagakan personel dan peralatan pemadaman cepat melalui jajaran satuan kewilayahan guna mendukung pemerintah daerah dan BPBD. Kekuatan tersebut diprioritaskan untuk membantu menangani titik api di kawasan hutan, lahan kering, perbukitan maupun medan ekstrem yang sulit dijangkau kendaraan pemadam.

Bersamaan dengan itu, Kodim, Koramil dan Babinsa memperkuat patroli serta deteksi dini bersama BPBD, Polri, Perhutani, Masyarakat Peduli Api (MPA), relawan dan masyarakat. Kesiapan pemadaman awal serta koordinasi penyediaan armada air terus diperkuat di wilayah kabupaten/kota yang memiliki potensi Karhutla. Dengan pola tersebut, ketika titik api terdeteksi, unsur terdekat dapat segera bergerak melakukan pengendalian, pemadaman dan pendinginan sebelum api berkembang lebih luas.

Kesiapan tersebut telah diterapkan dalam penanganan berbagai kejadian Karhutla di wilayah jajaran, antara lain Pati, Brebes, Kendal, Blora, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri hingga Gunungkidul. Secara umum, pola penanganan dilakukan dengan mengutamakan kecepatan deteksi, pengerahan personel, isolasi titik api, pemadaman, pendinginan dan pemantauan pascakebakaran.

Pada kawasan hutan dan perbukitan, kekuatan kewilayahan memiliki nilai strategis karena prajurit lebih memahami akses, kondisi medan dan karakter masyarakat setempat. Personel dapat membantu mengarahkan unsur pemadam menuju lokasi, membuka akses, melakukan pengamanan serta membantu pemadaman awal. Setelah api dinyatakan padam, pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan tidak terdapat bara atau titik panas yang dapat memicu kebakaran kembali.

Di wilayah dengan karakter lahan pertanian dan perkebunan, satuan kewilayahan memperkuat komunikasi dengan petani dan masyarakat untuk mencegah pembakaran yang berpotensi tidak terkendali. Sementara di kawasan hutan, perhatian diarahkan pada patroli, pengawasan aktivitas masyarakat serta deteksi terhadap kepulan asap sejak dini.

Dalam pelaksanaannya, Babinsa menjadi mata dan telinga di tingkat desa, Koramil sebagai simpul koordinasi di tingkat kecamatan, sedangkan Kodim mengintegrasikan dukungan di tingkat kabupaten/kota. Struktur kewilayahan tersebut menjadi kekuatan penting Kodam IV/Diponegoro dalam membangun sistem respons yang cepat dan berjenjang.

Pada akhirnya, kesiapsiagaan Karhutla tidak sekadar persoalan pemadaman, tetapi rantai upaya yang dimulai dari pencegahan, patroli, deteksi dini, pelaporan, kesiapan kekuatan, respons cepat hingga pemantauan pascakebakaran. Dalam rangkaian tersebut, Kodam IV/Diponegoro melalui satuan kewilayahannya hadir sebagai bagian penting dalam memastikan setiap potensi Karhutla dapat segera diketahui dan ditangani.

Dari tingkat desa hingga komando kewilayahan, Kodam IV/Diponegoro terus memperkuat kesiapan personel, peralatan dan koordinasi untuk menghadapi Karhutla di Jawa Tengah dan DIY. Upaya tersebut menjadi bentuk kesiapsiagaan nyata untuk melindungi masyarakat, lingkungan dan wilayah dari ancaman kebakaran selama musim kemarau 2026. (Pendam IV/Diponegoro)

Jelang HUT Ke-81 TNI dan HUT Ke-76 Kodam IV/Diponegoro, Kodim 0703/Cilacap Gelar Karya Bakti di Pantai Teluk Penyu

  


Cilacap – Kodim 0703/Cilacap gelar karya bakti pembersihan Pantai Teluk Penyu, Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Aryudha Sakti, S.E., ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menjelang HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro, Kamis (27/8/2026).

Dandim 0703/Cilacap, Letkol Inf Aryudha Sakti, S.E., menyampaikan bahwa kegiatan karya bakti tidak sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga kebersihan, khususnya di kawasan pesisir yang menjadi salah satu ikon Kabupaten Cilacap.

“Pagi ini kita luangkan waktu dan tenaga untuk membersihkan sampah yang ada di Pantai Teluk Penyu. Ini merupakan salah satu ikon daerah kita, tempat masyarakat beraktivitas dan mencari kehidupan. Karena itu, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaganya,” ujar Dandim 0703/Cilacap.

Menurut Dandim 0703/Cilacap, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan kegiatan bersih-bersih. Kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan harus tumbuh dari setiap individu dan dimulai dari lingkungan terkecil, terutama sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan yang akan diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Kalau kita tidak mulai dari diri sendiri, persoalan sampah akan terus menjadi beban bagi anak cucu kita. Apa yang kita lakukan hari ini mungkin terlihat sederhana, tetapi kalau dilakukan bersama-sama dan menjadi kebiasaan, dampaknya akan besar,” tegas Dandim 0703/Cilacap.

Dandim 0703/Cilacap juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga dan pedagang di sekitar Pantai Teluk Penyu, untuk bersama-sama menjaga kebersihan kawasan tersebut. Menurutnya, kebersihan pantai bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun TNI, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh pihak yang beraktivitas dan memanfaatkan kawasan pesisir.

Karya bakti ini sekaligus menjadi wujud nyata sinergitas lintas sektoral dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kodim 0703/Cilacap bersama Lanal Cilacap, Polri, pemerintah kecamatan, mahasiswa, pelajar, serta masyarakat bahu-membahu turun ke lapangan membersihkan kawasan pantai Teluk Penyu.

Selain memberikan manfaat langsung bagi kebersihan Pantai Teluk Penyu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat diharapkan dapat menjadi contoh sekaligus mendorong tumbuhnya kepedulian warga untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. (Pen)

Tanggap Kekeringan, Kodim 0703/Cilacap Droping Air Bersih ke Desa Sawangan



Cilacap – Kodim 0703/Cilacap kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Dusun Manggisan, Desa Sawangan, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, Kamis (27/8/2026).

Penyaluran bantuan air bersih tersebut dilaksanakan di Dusun Manggisan, dengan mengerahkan satu tangki air bersih berkapasitas 5.000 liter. Bantuan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga Dusun Manggisan RT 05 dan RT 06/RW 03 yang saat ini mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi musim kemarau.

Sebanyak 104 kepala keluarga (KK) menerima manfaat dari bantuan tersebut. Kehadiran bantuan air bersih diharapkan dapat meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya untuk keperluan sehari-hari selama ketersediaan sumber air masih terbatas.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan respons Kodim 0703/Cilacap terhadap kondisi masyarakat di wilayah binaannya. Melalui kegiatan tersebut, TNI berupaya hadir secara langsung membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Cilacap.

Penyaluran bantuan air bersih akan terus dilakukan secara tepat sasaran selama masyarakat masih mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Hal ini menjadi bagian dari komitmen Kodim 0703/Cilacap untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. (pen)

Kenalan dan Ngopi Bareng Awak Media, Dandim 0703/Cilacap Perkuat Sinergi TNI dengan Insan Pers



Cilacap – Komandan Kodim 0703/Cilacap Letkol Inf Aryudha Sakti, S.E., gelar silaturahmi bersama para awak media se-Kabupaten Cilacap dalam kegiatan “Kenalan dan Ngopi Bareng”, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban tersebut menjadi momentum bagi Dandim 0703/Cilacap untuk memperkenalkan diri sekaligus mempererat komunikasi dengan Insan Pers. Sebagai pejabat baru, Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Aryudha Sakti, S.E., berkomitmen melanjutkan hubungan baik yang selama ini telah terjalin antara Kodim 0703/Cilacap dengan awak media.

“Hubungan antara Kodim 0703/Cilacap dengan awak media di Kabupaten Cilacap sudah berjalan dengan baik. Saya sebagai Dandim 0703/Cilacap yang baru akan melanjutkan hubungan ini, bersilaturahmi dengan baik sehingga sinergitas dan kolaborasi antara Kodim 0703/Cilacap serta awak media terus terjaga dan semakin erat,” ujar Dandim 0703/Cilacap.

Menurut Dandim 0703/Cilacap, sinergi antara TNI dan media memiliki peran penting dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah Kabupaten Cilacap. Melalui komunikasi dan koordinasi yang baik, informasi kepada masyarakat dapat disampaikan secara tepat, berimbang dan memberikan manfaat.

Dandim 0703/Cilacap juga menegaskan keterbukaan Kodim 0703/Cilacap terhadap kritik, saran maupun masukan dari insan pers. Masukan tersebut dinilai penting sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja satuan dalam melaksanakan tugas di tengah masyarakat.

“Kami selalu terbuka dengan kritik dan masukan dari rekan-rekan media. Kalau ada kegiatan Kodim 0703/Cilacap yang ingin diliput, silakan berkoordinasi. Kami juga membutuhkan koreksi dan masukan agar kinerja kami ke depan semakin baik,” tegasnya.

Dandim 0703/Cilacap berharap hubungan yang telah terjalin antara Kodim 0703/Cilacap dan insan pers dapat semakin kuat, sehingga mampu bersama-sama menghadirkan informasi yang positif, sejuk dan mencerdaskan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0703/Cilacap juga menyampaikan harapannya agar kolaborasi TNI dan media dapat menghasilkan narasi-narasi positif yang bermanfaat bagi masyarakat, Dandim 0703/Cilacap mengajak para awak media untuk bersama-sama menyaring informasi agar tidak merusak kenyamanan publik.

“Harapan kita bersama adalah mengangkat berita-berita positif yang membangun. Sehingga berita tersebut bisa diterima oleh seluruh masyarakat Cilacap. Kita hindari berita-berita yang bersifat provokatif atau dapat merusak situasi kenyamanan dan kondusivitas wilayah,” pungkasnya. (Pen)

Babinsa Madura Aktif Pantau Pembangunan Jembatan Perintis Garuda



Cilacap – Babinsa Desa Madura Koramil 16/Wanareja, Sertu Wahid, terus mengawal pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Sungai Cibaganjing, Dusun Purwasari, Desa Madura, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap.

Setelah tahapan pemasangan tiang pilon rampung, pembangunan kini berlanjut ke tahapan pekerjaan berikutnya. Sertu Wahid secara rutin turun ke lokasi untuk mengecek progres pembangunan dan memantau pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

Pemantauan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Babinsa terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah binaan. Selain memastikan perkembangan pekerjaan, kehadiran Babinsa juga menjadi bagian dari upaya mendukung kelancaran pembangunan hingga nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Sertu Wahid akan terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap setiap tahapan pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Desa Madura. (Pen)