Kamis, 13 Agustus 2026

Negara Hadir untuk Rakyat, Jembatan Garuda dan Air Bersih Diresmikan Serentak



Cilacap – Semangat menghadirkan negara di tengah masyarakat kembali diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat. Bertempat di Jalan Randu, RT 01/RW 08, Dusun Jambean, Desa Karangjengkol, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Kamis (13/8/2026), dilaksanakan Zoom Launching 2.500 Titik Jembatan Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih dengan mengusung semangat “Negara Hadir untuk Rakyat.”

Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 hingga 11.30 WIB tersebut diikuti sekitar 100 orang. Dari lokasi kegiatan, jajaran TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga menyaksikan secara langsung rangkaian launching yang terhubung dengan kegiatan pusat.

Dalam kegiatan virtual tersebut, hadir Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., serta Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc.

Sementara di Desa Karangjengkol, kegiatan dihadiri Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Aryudha Sakti, S.E., Kabag Log Polresta Cilacap Kompol Fuad, Kaurlidpam Denpom Lanal Cilacap Kapten Laut (PM) Riyawan, S.H., Kasubsi II Bidang Intelijen Kejari Cilacap Rischy Akbar Sentosa, S.H., M.H., Sekretaris Diskominfo Kabupaten Cilacap Amin Muhtada, serta unsur Forkopimcam Kesugihan, antara lain Camat Kesugihan Wawan Mardiono, S.STP., M.Si., Danramil 06/Kesugihan Kapten Cba Sudiyono, Kapolsek Kesugihan AKP Pardijono, S.H., Kepala Desa Karangjengkol Mahir Sugiarto, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama dan warga.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri yang telah bekerja keras membangun jembatan serta sarana air bersih sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.

Menurut Presiden, pembangunan tersebut bukan sekadar menghadirkan sebuah bangunan fisik, tetapi menjadi bukti bahwa negara hadir untuk membantu menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Presiden juga menyampaikan penghargaan kepada Kepala Staf Angkatan Darat, Kapolri, serta seluruh prajurit TNI dan anggota Polri yang telah bekerja dengan penuh dedikasi, bahkan turun langsung membantu masyarakat dalam berbagai kondisi.

“TNI dan Polri bukan hanya menjalankan tugas sebagai aparat negara, tetapi hadir di tengah masyarakat, dekat dengan rakyat, dan mengabdikan diri sepenuhnya untuk kepentingan rakyat,” demikian pesan yang disampaikan Presiden.

Semangat tersebut terasa nyata di Desa Karangjengkol. Kehadiran Jembatan Garuda memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, sekaligus membuka konektivitas antarkawasan yang sebelumnya menghadapi keterbatasan akses.

Jembatan yang dibangun melalui semangat gotong royong tersebut bukan hanya menjadi penghubung dua sisi wilayah, tetapi juga menjadi penghubung harapan masyarakat. Akses yang semakin terbuka diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, aktivitas ekonomi, pendidikan, serta berbagai kegiatan sosial masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, pembangunan sarana air bersih juga menjadi bagian penting dari upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Kehadiran sumur bor diharapkan memberikan manfaat berkelanjutan, terutama bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap sumber air bersih.

Launching 2.500 titik Jembatan Garuda dan 3.000 titik air bersih menjadi momentum yang menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada angka dan jumlah titik yang dibangun, tetapi pada seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Presiden Prabowo Subianto juga berharap semangat pengabdian tersebut terus dipertahankan dan ditingkatkan. TNI dan Polri diharapkan senantiasa hadir di tengah rakyat, membantu masyarakat, serta bekerja untuk kepentingan bangsa dan negara.

“Teruslah hadir di tengah-tengah rakyat. Teruslah membantu masyarakat. Dan teruslah bekerja demi kepentingan bangsa dan negara,” menjadi pesan yang menguatkan semangat pengabdian dalam kegiatan tersebut.

Rangkaian kegiatan kemudian ditandai dengan peresmian Jembatan Garuda dan Sumur Bor oleh Presiden Republik Indonesia secara virtual.

Dengan diresmikannya infrastruktur tersebut, masyarakat Desa Karangjengkol diharapkan dapat semakin merasakan manfaat pembangunan. Jembatan menjadi jalan penghubung, air bersih menjadi sumber kehidupan, dan keduanya menjadi simbol nyata bahwa pembangunan hadir hingga ke pelosok desa.

Dari desa, pembangunan bergerak. Dari rakyat, harapan tumbuh. Dan melalui pengabdian TNI-Polri, negara hadir untuk memastikan rakyat tidak berjalan sendiri.

Untuk menjaga manfaat pembangunan dalam jangka panjang, pemeliharaan dan inspeksi rutin terhadap kondisi jembatan serta sarana air bersih perlu terus dilakukan, sehingga infrastruktur yang telah dibangun dapat tetap aman, berfungsi optimal, dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan. (Pen)

TMMD Sengkuyung Tahap III Kodim 0703/Cilacap Resmi Ditutup, Sasaran Fisik dan Non Fisik Tuntas 100 Persen

  


Cilacap – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 Kodim 0703/Cilacap resmi ditutup melalui upacara yang digelar di Lapangan Desa Bingkeng, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Kamis (13/8/2026).

Bertindak selaku Inspektur Upacara Kasdim 0703/Cilacap Mayor Inf Ahmad Rofik Alfian mewakili Dandim 0703/Cilacap dan Komandan Upacara (Danup) Danramil 13/Majenang Kapten Kav Imam Budi Santoso.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Forkopimda Cilacap, Forkopimcam Dayeuhluhur dan sejumlah unsur terkait serta masyarakat Desa Bingkeng.

Dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, disampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi dan bekerja keras selama pelaksanaan TMMD.

Program TMMD tahun ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Tema tersebut menegaskan pentingnya pembangunan desa sebagai fondasi pembangunan nasional, sekaligus memperkuat perekonomian, kehidupan sosial, budaya, serta ketahanan wilayah.

“TMMD merupakan program kerja sama terpadu dan berkelanjutan antara TNI, Polri, kementerian/lembaga dan pemerintah daerah untuk membantu percepatan pembangunan di daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung aspek pertahanan,”

Pada pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III di Desa Bingkeng, Kodim 0703/Cilacap menyelesaikan sejumlah sasaran fisik dan nonfisik. Sasaran fisik meliputi pengerasan jalan sepanjang 800 meter dengan lebar 4 meter, pembangunan talud sepanjang 120 meter, pembangunan satu unit jembatan serta renovasi dua unit rumah tidak layak huni (RTLH).

Sementara sasaran nonfisik meliputi pelayanan pengobatan gratis dan administrasi, penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan, pelatihan UMKM, serta sosialisasi dal kamling kemaritiman.

Seluruh sasaran tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas infrastruktur serta kesejahteraan warga Desa Bingkeng.

Dalam amanatnya, Pangdam IV/Diponegoro juga berpesan agar seluruh hasil pembangunan yang telah dicapai dapat dipelihara dan dirawat bersama sehingga memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Pelihara dan rawat apa yang telah kita bangun bersama, sehingga memiliki masa pakai yang panjang dan manfaatnya dapat terus dirasakan masyarakat,” pesan Pangdam IV/Diponegoro.

Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap III ini sekaligus menjadi bukti kuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Semangat gotong royong, kebersamaan dan sinergi lintas sektor menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan seluruh sasaran TMMD secara maksimal.

Dengan berakhirnya program tersebut, diharapkan hasil pembangunan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat serta menjadi modal dalam mendukung peningkatan perekonomian, kesejahteraan dan ketahanan wilayah Desa Bingkeng.

(Pen)

Rabu, 12 Agustus 2026

Koramil 11/Sidareja Latih Disiplin dan Kepemimpinan Siswa SMK Tamtama 1 Sidareja



Cilacap – Koramil 11/Sidareja, Kodim 0703/Cilacap berikan pembekalan Latihan Dasar Disiplin Kepemimpinan (LDDK) kepada peserta didik baru SMK Tamtama 1 Sidareja, Kegiatan LDDK ini dilaksanakan di lapangan Desa Tinggarjaya, Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, Rabu (12/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Serka Darmawan bersama empat anggota Koramil 11/Sidareja bertindak sebagai pelatih dan pemberi materi pembentukan karakter kepada para siswa.

Memasuki hari ketiga pelaksanaan LDDK ini, materi yang diberikan meliputi sikap kedisiplinan, Peraturan Baris Berbaris (PBB) dasar, serta dasar-dasar kepemimpinan.

Sebanyak 269 siswa mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari 134 siswa laki-laki dan 135 siswa perempuan.

Materi diberikan secara teori dan praktik dengan penekanan pada sikap disiplin, kekompakan, tanggung jawab, kepatuhan terhadap aturan, serta kemampuan memimpin dan bekerja sama dalam kelompok.

Serka Darmawan menyampaikan bahwa latihan tersebut merupakan bagian dari upaya membentuk karakter generasi muda agar memiliki disiplin dan tanggung jawab sejak dini.

“Disiplin bukan hanya diterapkan saat latihan, tetapi harus menjadi sikap dan kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Siswa harus mampu menghargai waktu, menaati aturan, bertanggung jawab terhadap tugas dan memiliki jiwa kepemimpinan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa PBB bukan sekadar latihan baris-berbaris, namun menjadi sarana membentuk kekompakan, ketegasan, konsentrasi dan kepatuhan terhadap instruksi.

“Laksanakan setiap materi dengan sungguh-sungguh. Jadikan latihan ini sebagai bekal untuk membentuk pribadi yang disiplin, bertanggung jawab dan siap menghadapi tantangan ke depan,” pungkasnya.

Kegiatan LDDK diharapkan mampu membentuk peserta didik SMK Tamtama 1 Sidareja menjadi generasi muda yang berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, memiliki jiwa kepemimpinan serta memiliki semangat kebersamaan. (Pen)

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Sungai Cibereum Masuki Tahap Pemasangan Hanger dan Pagar Pembatas

 


Cilacap - Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang berada di atas Sungai Cibereum, Desa Sarwadadi, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, terus berjalan,  Saat ini progres pengerjaan memasuki tahapan pemasangan hanger dan pagar pembatas jembatan, Rabu (12/8/2026).

Pemasangan hanger dilakukan pada struktur jembatan, sementara pembatas kanan dan kiri dipasang sebagai pagar pengaman kepada masyarakat yang nantinya menggunakan jembatan tersebut.

Dengan adanya Jembatan Gantung Perintis Garuda, akses masyarakat di sekitar Sungai Cibereum diharapkan semakin mudah dan aman. Jembatan ini nantinya dapat mendukung mobilitas warga serta memperlancar aktivitas perekonomian dan sosial masyarakat Desa Sarwadadi dan wilayah sekitarnya. (Pen)

Perkuat Kepedulian Sosial, Kodim 0703/Cilacap Ikuti Donor Darah HUT Ke – 15 Hotel Dafam Cilacap


Cilacap – Kodim 0703/Cilacap menunjukkan kepedulian sosial dengan turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Anniversary Ke -15 Hotel Dafam Cilacap, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan donor darah tersebut diikuti oleh anggota Kodim 0703/Cilacap bersama unsur dan elemen masyarakat lainnya.

Keikutsertaan anggota Kodim 0703/Cilacap ini merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pelaksanaan tugas pertahanan dan kewilayahan, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Dengan mengikuti kegiatan donor darah, personel Kodim 0703/Cilacap turut berkontribusi membantu ketersediaan stok darah yang nantinya dapat dimanfaatkan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui momentum Anniversary Ke - 15 Hotel Dafam Cilacap, Kodim 0703/Cilacap terus mendorong semangat gotong royong, kepedulian dan kebersamaan, setetes darah yang disumbangkan menjadi wujud nyata pengabdian serta kepedulian prajurit kepada sesama. (Pen)

Selasa, 11 Agustus 2026

Warga Bantarsari Terdampak Kekeringan, Bantuan Air Bersih Kembali Disalurkan

  


Cilacap – Pemerintah Kabupaten Cilacap kembali menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau. Kali ini, bantuan disalurkan kepada warga di Dusun Cikerang, Desa Bantarsari, Kecamatan Bantarsari, Kabupaten Cilacap, Selasa (11/8/2026).

Penyaluran bantuan air bersih tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Cilacap dalam menangani kondisi darurat kekeringan yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

Plt. Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya, S.H., M.Kn., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan penyaluran bantuan air bersih, termasuk jajaran Forkopimcam, Pemerintah Desa Bantarsari, OPD terkait serta masyarakat.

Menurutnya, persoalan air bersih masih menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Cilacap, mengingat setiap musim kemarau sejumlah wilayah masih mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Karena itu, penanganan kekeringan tidak cukup hanya dilakukan melalui penyaluran air bersih, tetapi juga membutuhkan solusi jangka panjang.

“Penanganan kekeringan tidak cukup hanya dengan droping air bersih. Ke depan perlu dilakukan upaya jangka panjang melalui pembangunan jaringan air bersih, sehingga masyarakat memiliki akses air yang lebih memadai,” ujar Ammy.

Ia juga berharap BPBD Kabupaten Cilacap dapat terus berkoordinasi dengan PDAM/Perumda Air Minum serta stakeholder terkait dalam pembangunan dan pengembangan jaringan air bersih, khususnya di wilayah yang selama ini menjadi daerah terdampak kekeringan.

Sementara itu, Kepala Desa Bantarsari Ngatoilah menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Cilacap atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat. Ia berharap dukungan tersebut dapat terus berlanjut apabila kondisi kekeringan masih terjadi di wilayah Desa Bantarsari.

Penyaluran bantuan air bersih ini menjadi bentuk kepedulian sekaligus respons cepat Pemerintah Kabupaten Cilacap dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar selama musim kemarau. Di sisi lain, pemerintah terus mendorong langkah jangka panjang agar persoalan keterbatasan air bersih dapat ditangani secara lebih berkelanjutan. (***)

Ibu-Ibu Desa Bingkeng Buktikan Semangat Gotong Royong Dukung Suksesnya TMMD



Cilacap – Semangat gotong royong warga Desa Bingkeng, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, terus terlihat menjelang pelaksanaan upacara penutupan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026. Tidak hanya kaum laki-laki, para ibu juga turut ambil bagian dalam mempersiapkan lokasi yang akan digunakan sebagai tempat upacara penutupan.

Dengan membawa peralatan kebersihan sederhana, ibu-ibu warga bersama masyarakat bergotong royong membersihkan lapangan, menyapu rumput kering dan merapikan area sekitar lapangan. Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan program TMMD yang selama ini telah berjalan di Desa Bingkeng.

Partisipasi kaum perempuan juga bukan hanya terlihat menjelang penutupan. Selama pelaksanaan TMMD, ibu-ibu Desa Bingkeng turut terlibat membantu berbagai kegiatan di lapangan dan mendukung pengerjaan sasaran fisik bersama Satgas TMMD dan masyarakat. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dari semangat sengkuyung, yakni bekerja bersama demi kemajuan desa.

Gotong royong tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan TMMD bukan semata hasil kerja Satgas, tetapi juga buah kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Dukungan warga, termasuk para ibu, menjadi kekuatan tersendiri dalam menyukseskan seluruh rangkaian program TMMD Sengkuyung Tahap III di Desa Bingkeng.

Semangat kebersamaan inilah yang diharapkan terus terpelihara setelah TMMD selesai. Dengan budaya gotong royong yang kuat, masyarakat Desa Bingkeng diharapkan mampu menjaga dan merawat hasil pembangunan sekaligus melanjutkan berbagai kegiatan positif untuk kemajuan dan kesejahteraan desa. (Pen)