Jumat, 23 Oktober 2026

Pemboplangan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Ciporos Mulai Dikerjakan

  


Cilacap – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang berada di Dusun Ciraju, Desa Ciporos, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap, memasuki tahap pemboplangan, Jumat (23/10/2026).

Jembatan yang membentang di atas Sungai Cirajayu ini nantinya akan menghubungkan Dusun Cirajayu, Desa Ciporos, dengan Dusun Cijoho, Desa Tayem, Kecamatan Karangpucung. Keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Pembangunan jembatan ini memiliki manfaat penting bagi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dan para petani yang membutuhkan akses penghubung antardusun. Dengan adanya jembatan tersebut, mobilitas warga diharapkan menjadi lebih mudah, aman, dan efisien.

Tahap pemboplangan menjadi bagian penting dalam proses pembangunan untuk mendukung terwujudnya jembatan yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang. Kehadiran Jembatan Gantung Perintis Garuda diharapkan mampu memperlancar aktivitas pendidikan, pertanian, serta mendukung peningkatan kesejahteraan warga di wilayah tersebut. (Pen)

Satgas TMMD Kodim 0703/Cilacap Terus Berpacu Selesaikan Sasaran Fisik

Cilacap – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 Kodim 0703/Cilacap bersama masyarakat terus bergotong royong selesaikan sasaran fisik pembangunan di Desa Karangtawang, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Jumat (23/10/2026).

Pada sasaran pengaspalan jalan dengan panjang 425 meter dan lebar 3 meter, progres pengerjaan telah mencapai 55 persen. Sementara itu, perkerasan jalan sepanjang 1.565 meter dengan lebar 3 meter telah mencapai progres 30 persen.

Pengerjaan kedua sasaran infrastruktur tersebut terus dilakukan secara bertahap dengan melibatkan personel Satgas TMMD dan masyarakat setempat. Semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam mempercepat pembangunan sekaligus mewujudkan akses jalan yang lebih baik bagi warga desa karangtawang.

Selain pembangunan jalan, TMMD Sengkuyung Tahap IV juga menyasar rehab 2 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Rehab rumah milik Ibu Midah/Bapak Saryo saat ini memasuki tahap pemasangan keramik, sedangkan rumah milik Ibu Kinem dalam tahap pemasangan hebel.

Melalui program TMMD ini, Kodim 0703/Cilacap berupaya membantu meningkatkan kualitas infrastruktur desa sekaligus mewujudkan hunian yang lebih layak bagi masyarakat. Kebersamaan antara TNI dan warga diharapkan dapat mempercepat penyelesaian seluruh sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat Desa Karangtawang. (pen)

Ladang Sedekah Kodim 0703/Cilacap, Rawat Kebersamaan Melalui Kegiatan Keagamaan

  


Cilacap – Kodim 0703/Cilacap terus merawat kebersamaan dengan masyarakat melalui kegiatan Ladang Sedekah yang dilaksanakan secara rutin setiap Jumat. Kegiatan kali ini berlangsung di Masjid Sayyid Syuhada Desa Karangtawang, Kecamatan Nusawungu, Masjid Nurul Falah Kelurahan Karangtalun, Kecamatan Cilacap Utara, serta Masjid Al-Aziz Asrama Kodim 0703/Cilacap, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan Ladang Sedekah menjadi salah satu sarana untuk mempererat silaturahmi antara prajurit TNI dan masyarakat melalui kegiatan berbagi serta ibadah bersama. Kehadiran prajurit di lingkungan masjid juga menjadi bagian dari komunikasi sosial (komsos) dalam membangun hubungan yang harmonis dengan warga.

Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0703/Cilacap berupaya menumbuhkan semangat kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong di tengah masyarakat. Berbagi tidak hanya menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan dan hubungan sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Ladang Sedekah diharapkan terus menjadi wadah untuk menjaga kedekatan TNI dengan masyarakat. Melalui kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan keagamaan dan sosial, kemanunggalan TNI dengan rakyat dapat terus dipelihara sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat. (Pen)

Koramil 04/Binangun Rutin Patroli Malam, Cegah Gangguan Keamanan



Cilacap – Piket Koramil 04/Binangun melaksanakan patroli  di wilayah Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap, Kamis (22/10/2026) malam.

Kegiatan patroli yang dilaksanakan mulai pukul 21.00 Wib tersebut merupakan upaya rutin untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan di wilayah binaan.

Dalam pelaksanaannya, patroli menyasar sejumlah titik keramaian masyarakat serta fasilitas umum dan fasilitas publik di wilayah Kecamatan Binangun.

Melalui kegiatan ini, Koramil 04/Binangun berharap situasi wilayah tetap aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman. Patroli malam juga menjadi bagian dari upaya TNI dalam memperkuat kedekatan dengan masyarakat serta mendukung terciptanya lingkungan yang tertib dan aman. (R04)

Kamis, 22 Oktober 2026

Pangdam IV/Diponegoro Hadiri Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Kota Tegal

 


Tegal – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Sudaryanto, S.E., M.Han., menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 tingkat Provinsi Jawa Tengah yang berlangsung di kawasan Jalan Pancasila depan Menara Air Waterleiding, Kota Tegal, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran santri dalam menjaga persatuan, membangun karakter bangsa, dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas.

Upacara peringatan tahun ini mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, yang menegaskan pentingnya kontribusi santri dalam menjawab tantangan bangsa melalui penguatan ilmu pengetahuan, karakter, kemandirian, serta pengabdian kepada masyarakat. Tema tersebut juga mengingatkan bahwa santri tidak hanya menjadi bagian dari sejarah perjuangan bangsa, tetapi turut berperan dalam menentukan arah pembangunan Indonesia ke depan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol. (Purn.) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St. MK., serta Wali Kota Tegal H. Dedy Yon Supriyono, S.E., M.M., Ketua MUI Jawa Tengah Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si bersama unsur pejabat daerah dan tamu undangan lainnya.

Jawa Tengah memiliki potensi besar dalam pengembangan pendidikan pesantren. Berdasarkan data yang disampaikan, terdapat sekitar 5.325 pesantren dengan 815.504 santri di wilayah Jawa Tengah. Jumlah tersebut menggambarkan besarnya peran pesantren dalam membina generasi muda, menanamkan nilai-nilai keagamaan, membangun akhlak, serta menumbuhkan semangat kebangsaan.

Bagi TNI Angkatan Darat, peran santri dan pesantren merupakan bagian penting dalam memperkuat kehidupan bermasyarakat yang harmonis. Nilai kedisiplinan, tanggung jawab, gotong royong, dan cinta Tanah Air yang tumbuh di lingkungan pesantren menjadi modal sosial untuk menjaga persatuan serta mendukung terciptanya situasi wilayah yang aman dan kondusif.

Kehadiran Pangdam IV/Diponegoro dalam peringatan tersebut juga sebagai wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi tersebut diperlukan untuk memperkuat ketahanan sosial, menjaga kerukunan, serta mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

Melalui momentum Hari Santri Nasional 2026, diharapkan para santri terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, dan mengembangkan potensi agar mampu berkontribusi di berbagai bidang kehidupan. Dengan berlandaskan nilai keagamaan, akhlak mulia, dan semangat kebangsaan, santri diharapkan menjadi generasi yang tangguh. (Pendam IV/Diponegoro)

TMMD Sengkuyung Tahap IV Kodim Cilacap Mulai Garap RTLH Ibu Kinem, Wujudkan Hunian Layak



Cilacap – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 Kodim 0703/Cilacap mulai mengerjakan sasaran fisik berupa rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Kinem di Desa Karangtawang, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Kamis (22/10/2026).

Pembangunan RTLH ini menjadi salah satu wujud kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam membantu warga mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman. Melalui program TMMD, diharapkan kondisi rumah Ibu Kinem dapat menjadi lebih baik sehingga mendukung kualitas hidup penghuninya.

Pengerjaan rumah dilakukan sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Kehadiran personel TNI dalam program ini juga mencerminkan komitmen untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Melalui pembangunan RTLH tersebut, TMMD Sengkuyung Tahap IV Kodim 0703/Cilacap tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Hunian yang layak diharapkan dapat memberikan rasa aman, kenyamanan, serta meningkatkan semangat keluarga dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Program ini menjadi bukti bahwa gotong royong dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat merupakan kekuatan penting dalam mewujudkan pembangunan desa yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan warga. (Pen)

Sasaran Nonfisik TMMD Sengkuyung Tahap IV Kodim 0703/Cilacap, Sosialisasi Program Jelantah Poin



Cilacap – Sasaran nonfisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 Kodim 0703/Cilacap di Desa Karangtawang, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, diisi dengan sosialisasi Program Jelantah Poin dari Bappeda Kabupaten Cilacap, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pemanfaatan minyak jelantah atau minyak goreng bekas agar tidak terbuang sia-sia dan dapat memiliki nilai ekonomi. Melalui Program Jelantah Poin, limbah rumah tangga tersebut diharapkan dapat dikelola secara lebih bermanfaat sekaligus mendorong kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan.

Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya TMMD dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui edukasi yang memberikan manfaat bagi kehidupan sehari-hari.

Pengelolaan minyak jelantah secara tepat juga penting untuk mencegah kebiasaan membuang limbah ke saluran air maupun lingkungan sekitar yang dapat menimbulkan pencemaran. Dengan adanya program ini, masyarakat diharapkan mulai membiasakan diri mengumpulkan minyak jelantah untuk dikelola melalui mekanisme yang sesuai.

Melalui sasaran nonfisik TMMD Sengkuyung Tahap IV, Kodim 0703/Cilacap bersama pemerintah daerah terus mendorong pemberdayaan masyarakat dan menumbuhkan kesadaran menjaga lingkungan. Dengan demikian, program TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga membangun pola pikir masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan dan mampu melihat peluang ekonomi dari pengelolaan limbah rumah tangga. (Pen)