Selasa, 03 November 2026

Babinsa Koramil 05/Nusawungu Bekali Siswa Siswi SMP Negeri 2 dengan Materi Disiplin dan Kepemimpinan



Cilacap – Menanamkan kedisiplinan dan membentuk jiwa kepemimpinan sejak usia sekolah menjadi salah satu perhatian Babinsa Koramil 05/Nusawungu. Melalui kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Murid (LDKM), Serma Tusari bersama dua anggota Koramil hadir memberikan pembinaan kepada 256 siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Nusawungu di Lapangan Desa Danasri, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Selasa (3/11/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa memberikan materi kedisiplinan dan Peraturan Baris Berbaris (PBB). Para siswa mendapatkan pembekalan tentang pentingnya menaati aturan, menghargai waktu, menjaga sikap, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas dan kehidupan sehari-hari.

Selain penyampaian materi, Babinsa juga memberikan latihan PBB dan mengisi kegiatan dengan permainan outbound. Melalui aktivitas tersebut, para siswa dilatih untuk membangun kekompakan, meningkatkan keberanian, serta mengembangkan kemampuan bekerja sama dan saling menghargai antarteman.

Keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pendidikan ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial dalam membangun karakter generasi muda. Diharapkan, melalui pembekalan tersebut, para siswa mampu menerapkan nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan dan tanggung jawab, sehingga tumbuh menjadi generasi yang berkarakter serta memiliki jiwa kepemimpinan. (R05)

Kompak dan Antusias, Warga Dukung Pembangunan Jembatan Perintis Garuda

 


Cilacap – Antusias dan semangat gotong royong warga terlihat dalam pembangunan jembatan gantung perintis garuda yang berlokasi di dusun ciraju, desa ciporos, kecamatan karangpucung, kabupaten cilacap, jembatan gantung tersebut nantinya akan menjadi akses penghubung antara dusun ciraju desa ciporos dengan dusun cijoho desa tayem, kecamatan karangpucung, Selasa (3/11/2026).

Kehadiran jembatan ini menjadi harapan tersendiri bagi masyarakat di kedua dusun. Selama ini, akses penghubung yang memadai sangat dibutuhkan untuk mendukung aktivitas sehari-hari, khususnya bagi anak-anak sekolah dan para petani yang membutuhkan jalur lebih mudah dan aman dalam menjalankan kegiatan mereka.

Dukungan masyarakat terhadap pembangunan jembatan tersebut ditunjukkan melalui keterlibatan langsung dalam setiap tahapan pekerjaan. Sejak awal kegiatan berupa pembersihan lahan, warga telah menunjukkan kepedulian dan antusiasme dengan turut membantu persiapan pembangunan hingga pengerjaan yang saat ini memasuki tahap pengecoran pondasi.

Semangat kebersamaan itu terlihat dari warga yang bahu-membahu mengerjakan pekerjaan di lapangan. Tanpa harus menunggu ajakan, masyarakat turut mengambil bagian sesuai kemampuan masing-masing sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan infrastruktur yang nantinya akan memberikan manfaat bagi lingkungan mereka.

Bagi masyarakat, pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda bukan sekadar menghadirkan sarana penyeberangan, tetapi juga membuka akses yang lebih mudah dalam menunjang pendidikan anak-anak serta aktivitas pertanian warga. Karena itu, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu kekuatan penting dalam mendukung kelancaran pembangunan hingga selesai.

Antusiasme dan gotong royong yang terus terjaga menjadi gambaran kuatnya kepedulian masyarakat terhadap pembangunan di wilayahnya. Melalui kebersamaan tersebut, diharapkan Jembatan Gantung Perintis Garuda dapat segera terwujud dan menjadi penghubung yang bermanfaat bagi masyarakat Dusun Ciraju dan Dusun Cijoho. (Pen)

Senin, 02 November 2026

Gotong Royong Masyarakat Warnai Progres Pengecoran Pondasi Jembatan Perintis Garuda

 


Cilacap – Semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat terlihat dalam proses pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang berlokasi di sungai cibereum dusun mulyasari, desa Purwasari, kecamatan wanareja, kabupaten cilacap, Senin (2/11/2026).

Kebersamaan itu terlihat saat TNI bersama masyarakat bahu membahu memasukkan material berupa pasir, batu split, dan semen ke dalam mesin molen atau mesin pengaduk cor untuk kebutuhan pengecoran pondasi jembatan. Melalui kerjasama tersebut, proses pengerjaan pondasi terus berjalan dengan dukungan tenaga dan partisipasi masyarakat.

Jembatan Gantung Perintis Garuda ini nantinya akan menghubungkan dusun mulyasari desa purwasari kecamatan wanareja dengan dusun sidadadi desa mulyadadi kecamatan cipari kabupaten cilacap, Kehadiran jembatan gantung perintis garuda ini diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari serta memperlancar mobilitas warga.

Sinergi antara TNI dan masyarakat yang terjalin melalui kegiatan gotong royong ini menjadi wujud kebersamaan dalam mendukung pembangunan di wilayah. Nantinya, keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, mulai dari mempermudah akses transportasi, memperlancar aktivitas ekonomi, hingga mendukung mobilitas warga dalam bidang pendidikan dan kegiatan sosial. (pen)

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Bulupayung, Pengerjaan Pondasi Terus Berjalan



Cilacap – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Dusun Kalenaren, Desa Bulupayung, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap, terus berlanjut. Saat ini, progres pekerjaan telah memasuki tahap pengerjaan pondasi yang menjadi bagian penting dalam proses pembangunan jembatan.

Pada tahap ini, kegiatan difokuskan pada pengangkutan material menuju lokasi pekerjaan serta proses pembuatan pondasi. Sejumlah material disiapkan dan dipindahkan menggunakan gerobak dorong untuk mendukung kelancaran pengerjaan konstruksi di lapangan.

Pembangunan pondasi menjadi tahapan awal yang menentukan kekuatan konstruksi jembatan gantung yang nantinya akan membentang di atas Sungai Cinyawang. Pengerjaan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan konstruksi sebelum memasuki tahapan pembangunan berikutnya.

Jembatan Gantung Perintis Garuda ini nantinya akan menghubungkan Dusun Kalenaren dengan Dusun Bulupayung, Kecamatan Patimuan. Kehadirannya diharapkan dapat membuka akses penghubung antarkedua dusun sehingga mempermudah mobilitas masyarakat serta mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari. (Pen)

Babinsa Bersama Warga Sidareja Gotong Royong Bersihkan Rumpun Bambu di Sungai Cikalong

 


Cilacap – Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan upaya mencegah banjir ditunjukkan Babinsa Koramil 11/Sidareja Sertu Taufik bersama warga masyarakat melalui kegiatan kerja bakti membersihkan rumpun bambu yang roboh dan menghalangi aliran Sungai Cikalong di Dusun Cibenon, Desa Sidareja, Kecamatan Sidareja, Minggu (1/11/2026).

Turut hadiri dalam kegiatan kerja bakti tersebut Kepala Desa Sidareja, anggota Satpol PP Kecamatan Sidareja serta warga setempat. Dalam kerja bakti tersebut, Sertu Taufik bersama masyarakat bergotong royong menyingkirkan rumpun bambu yang roboh agar tidak menghambat kelancaran aliran di Sungai Cikalong.

Pembersihan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi curah hujan tinggi yang berpotensi meningkatkan debit air sungai, rumpun bambu dan sampah yang menyumbat aliran sungai dikhawatirkan dapat menghambat aliran air dan memicu luapan yang berdampak pada lingkungan permukiman warga.

Melalui kegiatan ini, diharapkan aliran Sungai Cikalong kembali lancar serta kebersihan lingkungan tetap terjaga. Selain sebagai upaya pencegahan banjir, kerja bakti ini juga menjadi wujud kebersamaan dan gotong royong antara Babinsa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih, sehat, dan nyaman. (R11)

Gotong Royong TNI dan Masyarakat dalam Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda

 


Cilacap – Kebersamaan TNI dan masyarakat kembali terjalin dalam pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Dusun Ciraju, Desa Ciporos, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap, Minggu (1/11/2026). Melalui semangat gotong royong, anggota TNI bersama warga bahu-membahu mengerjakan pembangunan jembatan Gantung Perintis Garuda yang nantinya menjadi akses penghubung antarwilayah.

Jembatan yang nantinya membentang di atas Sungai Ciraju tersebut akan menghubungkan Dusun Ciraju, Desa Ciporos, dengan Dusun Cihojo, Desa Tayem, Kecamatan Karangpucung. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan mobilitas serta memperlancar aktivitas sehari-hari yang selama ini membutuhkan akses penyeberangan.

Saat ini, pengerjaan pembangunan terus dilakukan, Progres saat ini adalah pengecoran pondasi jembatan. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam pembangunan konstruksi guna memastikan pondasi memiliki kekuatan dan ketahanan untuk menopang bangunan jembatan.

Di lapangan, semangat kebersamaan menjadi kekuatan tersendiri dalam mendukung kelancaran pekerjaan, tampak TNI dan masyarakat saling bekerja sama, mulai dari menyiapkan material hingga pengerjaan pengecoran. Keterlibatan warga tersebut sekaligus mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terwujud melalui kerja nyata dan kepedulian terhadap pembangunan di wilayah.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda ini diharapkan tidak hanya menghadirkan akses penghubung yang lebih mudah bagi warga Dusun Ciraju dan Dusun Cihojo, tetapi juga membuka peluang bagi peningkatan aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat. Lebih dari itu, semangat gotong royong yang terbangun menjadi bukti bahwa kebersamaan TNI dan rakyat merupakan kekuatan penting dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat. (Pen)

Pembangunan Jembatan Beton di Desa Sepatnunggal Mulai Dikerjakan

 


Cilacap – Pembangunan jembatan beton di Desa Sepatnunggal, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, mulai memasuki tahap awal pengerjaan. Saat ini, pekerjaan difokuskan pada penggalian pondasi sebagai bagian penting dalam proses pembangunan infrastruktur penghubung antarwilayah tersebut.

Jembatan ini nantinya akan menghubungkan Dusun Wangen, Desa Sepatnunggal, dengan Desa Bener, Kecamatan Majenang. Keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat, sekaligus memperlancar mobilitas warga yang melakukan berbagai aktivitas sehari-hari.

Penggalian pondasi menjadi tahapan awal yang harus dikerjakan sebelum memasuki proses pembangunan konstruksi berikutnya. Pengerjaan dilakukan dengan memperhatikan kesiapan dasar bangunan agar jembatan yang dibangun nantinya memiliki konstruksi yang kuat dan dapat digunakan dalam jangka panjang.

Pembangunan jembatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah serta menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses transportasi yang lebih baik. Dengan tersedianya jembatan beton tersebut, diharapkan hubungan antara Dusun Wangen dan Desa Bener semakin mudah, sehingga turut mendukung kelancaran aktivitas sosial dan perekonomian warga. (Pen)