Minggu, 06 Desember 2020

Babinsa Koramil 07/Maos Amankan Penyaluran JPS Tahap V di Seluruh Wilayah Binaannya



Cilacap – Bantuan Sosial (Bansos) dari pemerintah bagi warga terdampak Covid-19 tahun 2020 terus di gelontorkan. Namun di tengah situasi pandemi Covid-19, dalam penyalurannya diharapkan tetap mematuhi protokol kesehatan agar tidak timbul klaster baru penyebaran Covid-19.

Hal tersebut dibutuhkan peran semua pihak agar semua berjalan lancar, tepat sasaran dan tidak menimbulkan kerumunan massa. Tak terkecuali anggota TNI yang selalu berada dalam setiap kegiatan penyaluran Bansos agar apa yang diharapkan bersama berjalan dengan aman dan sesuai tujuan. Salah satunya yang dilakukan Babinsa Jajaran Koramil 07/Maos Kodim 0703/Cilacap, Minggu (6/12/20).

Dalam penyaluran Bansos Jaring Pengaman Sosisial (JPS) Provinsi Jawa Tengah Tahap V kepada warga Kecamatan Maos, Serma Darsono selaku Babinsa selain melaksanakan pengamanan juga memastikan penyaluran Bansos JPS tepat sasaran dan mematuhi protokol kesehatan.

Hal tersebut dibenarkan oleh Danramil 07/Maos Kapten Inf Suwanto. Dalam penyaluran Bansos, dia telah memerintahkan ke seluruh Babinsanya untuk terus memantau pelaksanaannya agar aman, tepat sasaran dan tidak menimbulkan kerumunan.

" Memang benar, saya selaku Danramil telah memerintahkan seluruh Babinsa untuk terus memantau pelaksanaannya agar aman lancar dan protokol kesehatan. Untuk penyalurannya bisa dijadwal per jamnya agar tidak menimbulkan kerumunan massa untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19," Ujarnya.

Di wilayah Kecamatan Maos sendiri ada 10 desa yang warganya menerima Bansos sembako JPS Provinsi Jawa Tengah Tahap V tahun 2020. Semoga bantuan dari pemerintah ini dapat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan makannya di tengah situasi seperti sekarang ini," pungkas Danramil. Urip

Aksi Babinsa Jajaran Kodim Cilacap Dalam Penanggulangan Pasca Bencana Banjir



Cilacap - Pasca terjadinya banjir yang melanda di sejumlah wilayah Kabupaten Cilacap, Babinsa Jajaran Kodim 0703/Cilacap yang tersebar di seluruh wilayah desa melakukan langkah penanganan agar saat hujan kembali turun, bisa mengurangi dampak terjadinya banjir.

Salah satunya yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 13/Majenang. Bersama warga masyarakat gotong royong kerja bakti membuat tanggul sementara dengan pancang bambu dan karung yang diisi dengan tanah di tanggul Sungai Ciglagah Desa Salebu Kecamatan Majenang, Minggu, (6/12/20).

Tanggul Ciglagah tersebut sebelumnya jebol akibat diterjang banjir setelah diguyur hujan yang terus-menerus selama sepekan. Banjir yang terjadi telah merendam beberapa pemukiman warga di Desa Salebu dan Desa Pahonjean serta merendam puluhan hektar sawah milik warga di wilayah tersebut.

Dalam suasana semangat kebersamaan untuk mencegah dan mengatasi dampak luapan sungai Ciglagah, puluhan warga bersama anggota TNI, serta perangkat Desa Pahonjean dan Desa Salebu bahu membahu membangun tanggul sementara sungai Ciglagah yang jebol.

Kegiatan ini dilakukan oleh warga dengan senang hati. Mereka tidak ingin lagi wilayahnya kembali terendam banjir. Dalam kegiatan ini, secara sukarela masyarakat mengumpulkan karung bekas miliknya dan juga bambu untuk selanjutnya diisi pasir dari bantaran sungai Ciglagah. Kemudian ditata di sepanjang bibir sungai sepanjang 15 meter sebagai tanggul pencegah luapan air sungai," tutur Serda Teguh S., Babinsa Koramil 13/Majenang.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Babinsa Koramil 16/Wanareja Pelda Slamet Sapari yang juga bersama warga melaksanakan giat kerja bakti perbaikan tanggul Sungai Cigintung di Desa Adimulya Kecamatan Wanareja untuk antisipasi meluapnya air sungai karena curah hujan yang tinggi agar tanggul tidak jebol . Urip

Antisipasi Banjir, Babinsa Koramil 05/Nusawungu Bersama Warga Bersihkan Aliran Sungai Mbodo



Cilacap - Antisipasi terjadinya banjir pada saat hujan kembali turun, Babinsa Koramil 05/Nusawungu Serka Purnomo bersama warga masyarakat melaksanakan kerja bakti bersihkan lumpur dan sampah di Sungai Mbodo Desa Kedungbenda Kecamatan Nusawungu, Minggu (6/12/20).

Kegiatan tersebut diikuti langsung Kepala Desa Nusawungu, Rachmat beserta perangkatnya, Perangkat Desa Kedungbenda, Perangkat Desa Klumprit, Babinsa Nusawungu Serka Purnomo, Babinsa Klumprit Sertu Edi Susanto, Babinsa Kedungbenda Serda Warsito serta warga Desa Nusawungu, Klumprit dan Desa Kedungbenda.

Curah hujan yang cukup tinggi yang terjadi beberapa waktu lalu menyebabkan terjadinya banjir yang melanda di beberapa desa di wilayah Kecamatan Nusawungu. Selain hal tersebut, penyebab lain dikarenakan sungai dan pintu air sebagai pengatur debet dan aliran pembuangan banyak mengalami sedimentasi dan penyumbatan oleh sampah yang mengakibatkan air sungai Mbodo meluap dan membanjiri beberapa desa di sekitarnya.

Dari kejadian tersebut Babinsa Koramil 05/Nusawungu bertindak cepat dan berkoordinasi dengan 3 Kepala Desa yaitu Kepala Desa Nusawungu, Klumprit dan Kedungbenda untuk mengajak warganya untuk bersama sama melaksanakan kerja bakti pembersihan di aliran sungai.

"Alhamdulillah inisiatif kita disambut baik oleh warga sehingga pada hari ini kerja bakti ini bisa kita lakukan bersama sama," terang Babinsa Nusawungu Serka Purnomo.

Dengan dibersihkannya sungai Mbodo ini  diharapkan aliran sungai kembali lancar sehingga kedepanya tidak terjadi banjir dan masyarakat dapat segera beraktifitas seperti mengolah sawah, berkebun dan lainnya," harapnya. Urip

Komunitas Pantura Monitor Loss Jakarta Berikan Bantuan Korban Banjir di Kecamatan Wanareja



Cilacap - Bantuan terhadap korban banjir yang telah dilakukan oleh Kodim 0703/Cilacap beberapa waktu yang lalu, membuat berbagai elemen masyarakat terketuk hatinya untuk saling berbagi kepada mereka yang membutuhkan terlebih lagi bagi warga terdampak bencana alam.

Salah satunya datang dari Komunitas Pantura Monitor Loss (PML) Jakarta yang ditujukan untuk membantu korban bencana alam banjir yang terjadi di Desa Tarisi dan Purwasari Kecamatan Wanareja.

Dalam pendistribusiannya dikawal oleh Batiwanwil Koramil 16/Wanareja Serka Abdul Rochmat, anggota Polsek Bripda Oki, Satpol PP Wanareja Asep Pangestu, SH, dan perwakilan warga dari Desa Tarisi Nana Supri bertempat di depan Pendopo Kecamatan Wanareja, Minggu (6/12/20).

Bantuan dari Komunitas Pantura Monitor Loss (PML) tuang dimuat dalam 1 unit truk diserahkan Narno, perwakilan dari PML dan diterima oleh Nana Supri, perwakilan dari Desa Tarisi. Bantuan yang berisi Mie Instan sebanyak 141 Dus, Air Mineral sebanyak 50 Dus dan Pakaian layak pakai. Urip

Sabtu, 05 Desember 2020

Rumah Ngadino Dibedah, Babinsa Koramil Adipala Bantu Ini


 

Cilacap - Pasangan suami istri, Ngadino (45) dan Suryati (40) warga Dusun Genting, RT 02/10 Desa Adipala, Kecamatan Adipala patut besyukur karena mendapat perhatian dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Cilacap berupa bantuan bedah rumah. Bantuan tersebut memang dialokasikan untuk warga kurang mampu yang memiliki tempat tinggal tidak layak huni.

Terkait hal tersebut, Babinsa Koramil 08 Adipala, Pelda Mashud Suminto dan Serda Sugiman bersama warga masyarakat setempat turut membantu proses bedah rumah milik Ngadino agar cepat selesai dan bisa segera digunakan, Sabtu (5/12).

Tampak hadir Camat Adipala Drs Teguh Prastowo. M. Si, Ka UPT PKM Adipala 1 Edi Sucipto. S. Kep. M. Nesr, Babinsa Koramil 08/ Adipala Pelda Mashud Suminto dan Serda Sugiman, Kepala Dusun Genting Desa Adipala Mujiman, Pemilk Rumah Suryati (Ngadino) dan warga Masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan itu Pelda Mashud Suminto mengatakan kegiatan bedah rumah yang sedang dilaksanakan ini merupakan program bantuan dari Baznas Kabupaten Cilacap dengan nominal sebesar Rp 10 Juta.

"Dengan uang sebesar itu tentu hanya cukup untuk membeli material saja, sedangkan untuk membayar tukang mungkin menggunakan dana sendiri. Untuk itu kami dari Koramil datang bersama warga sekitar untuk bersama-sama membantu Bapak Ngadino dalam merehab rumahnya," kata dia.

Lebih lanjut, dirinya mengapresiasi Baznas Kabupaten Cilacap maupun pihak Pemdes Adipala dan Dinas PKM Adipala 1 yang sudah turut mengulurkan tangan dalam membantu warga kurang mampu di wilayah binaanya.

"Ini adalah salah satu bentuk kepedulian berbagai pihak yang telah membantu warga kurang mampu. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi kita untuk bersinergi dalam mendukung pembangun di desa. Dengan adanya kekompakan antar unsur TNI, Pemerintah dan instansi terkait maka program bangga mbangun desa dapat terwujud dengan baik," tandasnya. Oke

TNI Bersama Warga Kerja Bakti Perbaiki Tanggul Sungai Cibeureum Yang Jebol



Cilacap - 1.500 karung bantuan dari PSDA dan BBWS Citanduy diisi material tanah untuk memperbaiki tanggul Sungai Cibeureum yang jebol beberapa waktu yang lalu yang diakibatkan turunnya curah hujan yang cukup tinggi.

Kegiatan kerja bakti yang diikuti oleh unsur TNI dari Koramil 16/Wanareja dan warga Dusun Mulyasari Desa Purwasari Kecamatan Wanareja di fokuskan di tanggul sungai yang terdampak paling parah di Dusun Mulyasari RT 5 RW Desa Purwasari, Sabtu (5/12/20).

Dijelaskan Babinsa Purwasari Serka Paimun, dengan turunnya curah hujan yang masih cukup tinggi serta untuk mengantisipasi adanya banjir susulan dari luapan air sungai Cibeureum, kerja bakti memperbaiki tanggul yang jebol menjadi salah satu cara untuk antisipasi terjadinya banjir.

" Hari ini kita bersama warga masyarakat desa setempat melaksanakan kegiatan kerja bakti memperbaiki tanggul sungai yang jebol dengan menggunakan karung yang diisi dengan tanah guna memperkuat tanggul sungai. Selain itu, ini salah satu cara untuk mengantisipasi banjir susulan agar wilayah ini tidak kembali tergenangi luapan air," Jelasnya .

Kita juga mengucapkan terima kasih kepada PSDA dan BBWS Citanduy yang menyumbangkan ribuan karung sehingga bisa kita pergunakan untuk membuat tanggul. Dengan perbaikan tanggul ini semoga saja bisa mencegah terjadinya banjir di Desa Purwasari ini," pungkasnya. (Urip)

Dandim Cilacap Hadiri Upacara Pembaretan Korps Infanteri Siswa Dikcabpaif Taruna Akmil Tingkat IV Tahun 2020



Cilacap - Komandan Kodim (Dandim) 0703 Cilacap Letkol Inf Wahyo Yuniartoto, S.E., M.Tr (Han) menghadiri Upacara Pembaretan Korps Infanteri Siswa Dikcabpaif Taruna Akmil Tingkat IV Tahun 2020, bertempat di Area 70 Pantai Teluk Penyu Cilacap, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (5/12).

Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Wadan Pussenif Mayjen TNI A. Daniel Chardin, S.E., M.Si, Komandan Upacara (Danup) Letkol Inf Yusuf Saud T, S.l.p., M.Tr (Han) yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Sadik Pusdikif.

Hadir dalam kegiatan, Gubernur Akmil Mayjen TNI Totok lmam, Danpusdikif Brigjen TNI Tatan Ardianto, Dirdik Akmil Brigjen TNI Yudi Yulisyanto, Dan MBN  Tar Akmil Brigjen TNI Windiyatno, Wi Bid Manhar Akmil Brigjen TNI Winarni, para pejabat Direktur Pembinaan (Dirbin) Pussenif.

 Tampak hadir, Dandim 0703 Cilacap Letkol Inf Wahyo Yuniartoto, S.E., M.Tr (Han), Danyonif 405/SK Letkol lnf. Kresna Santy Dharma, S.E, Kapolres Cilacap  AKBP Derry Agung Wijaya, S.I.K., S.H., M.H, Danden Pomal Cilacap Mayor Laut (PM) Wijaya, Kepala  Basarnas Cilacap I Nyoman Sidakarya serta para tamu undangan lainya.

Dalam amanatnya Dan Pussenif Kodiklatad yang dibacakan Wadan Pussenif mengatakan sebagai insan yang beriman dan bertakwa marilah kita memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang maha esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya kepada kita sekalian sehingga pada hari ini kita dapat melaksanakan upacara "Tradisi Pembaretan Siswa Dikcabpaif Taruna Akmil TK. lV tahun 2020" dalam keadaan aman dan lancar

"Baru saja kita ikuti bersama profesi tradisi pembaretan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan seorang prajurit infanteri. berkenaan dengan itu, saya selaku Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri beserta seluruh keluarga besar Korps Infanteri mengucapkan selamat atas kemampuan yang telah diraih sekaligus mengesahkan pemakaian Baret dan Brevet Yudhawastu Pramuka," katanya.

Dengan telah disahkan menggunakan baret dan Brevet ini menuntut para prajurit sekalian untuk senantiasa meningkatkan pengetahuan dan keterampilan prajurit infanteri sebagai bekal pengabdian kepada Bangsa dan Negara.

"Tradisi pembaretan dan penyematan brevet kualifikasi Yudha wastu Pramuka merupakan suatu pengakuan dan penghargaan serta lambang kehormatan bagi prajurit infanteri sebagai Queen Of Battle, Prajurit infanteri harus memiliki kemampuan untuk bergerak di setiap bentuk medan pertempuran yang tidak dimiliki oleh prajurit di luar kecabangan Infanteri," tegasnya. Oke