Kamis, 17 September 2026

Lahan Yayasan Sosial Bina Sejahtera Terbakar, Babinsa Koramil 09/Kawunganten Turun Membantu Pemadaman



Cilacap – Lahan milik Yayasan Sosial Bina Sejahtera di Dusun Karang Bawang RT 02 RW 05, Desa Kawunganten, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, terbakar pada Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 12.30 Wib.

Kebakaran diketahui setelah seorang warga yang berada di sekitar lokasi melihat kobaran api dan meminta bantuan kepada warga serta guru SDN 04 Kawunganten yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Karena kondisi angin yang cukup kencang, kobaran api dengan cepat membesar dan merembet ke area yang ditumbuhi alang-alang kering serta tumpukan kayu di sekitar lahan.

Mendapat informasi adanya kebakaran, Piket Koramil 09/Kawunganten Serda Purwanto dan Serda Ilham bersama Babinsa Desa Kawunganten Serda Asep segera mendatangi lokasi untuk membantu proses pemadaman.

Berkat upaya bersama, api berhasil dipadamkan dan situasi di lokasi dapat dikendalikan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Berdasarkan keterangan di lapangan, kebakaran diduga bermula saat seorang warga lanjut usia membakar sampah sedikit demi sedikit di sekitar lokasi. Saat pembakaran berlangsung, angin kencang menyebabkan api membesar dan merembet ke alang-alang kering serta tumpukan kayu yang berada di sekitar lahan.

Akibat kebakaran tersebut, lahan yang terbakar diperkirakan seluas kurang lebih seperempat hektare. Sementara itu, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Babinsa Koramil 09/Kawunganten terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul. (Pen)

Kodim 0703/Cilacap Gelar Rakor Persiapan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026

  


Cilacap – Kodim 0703/Cilacap bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Cilacap menggelar rapat koordinasi (Rakor) persiapan pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Yudha Kodim 0703/Cilacap, Rabu (16/9/2026).

Rakor tersebut merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 yang akan dilaksanakan di Desa Karangtawang, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap.

Kegiatan dihadiri Pasiter Kodim 0703/Cilacap, perwakilan Dispermades Kabupaten Cilacap, Paurops Lanal Cilacap, Kasubag Watpres Polresta Cilacap, Camat Nusawungu, perwakilan OPD, BUMN, BUMD, serta sejumlah perusahaan swasta di wilayah Kabupaten Cilacap.

Dalam sambutan Kepala Dispermades Kabupaten Cilacap yang dibacakan Sekdin Perumahan Rakyat dan Permukiman Cilacap, Amin Muhtada, disampaikan bahwa TMMD Sengkuyung Tahap IV merupakan tahap terakhir pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahun 2026 di Kabupaten Cilacap.

“TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 akan dilaksanakan di Desa Karangtawang, Kecamatan Nusawungu. Mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” jelasnya.

Rakor juga membahas berbagai hal penting terkait kesiapan pelaksanaan TMMD, di antaranya persiapan upacara pembukaan, sinkronisasi program OPD, BUMN, BUMD, dan pihak swasta, serta pemantapan sasaran fisik maupun nonfisik yang akan dilaksanakan selama kegiatan berlangsung.

Pasiter Kodim 0703/Cilacap, Letda Arh Romli, dalam paparannya menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 di Desa Karangtawang, Kecamatan Nusawungu, akan berlangsung secara resmi mulai 6 Oktober hingga 4 November 2026.

“Lokasi kegiatan berada di Desa Karangtawang, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap. Untuk sasaran fisik meliputi pembangunan perkerasan jalan dan pengaspalan jalan,” jelasnya.

Adapun sasaran fisik yang akan dikerjakan meliputi perkerasan jalan sepanjang 1.565 meter dengan lebar 3 meter serta pengaspalan jalan sepanjang 450 meter dengan lebar 3 meter. Selain itu, terdapat sasaran tambahan berupa rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak dua titik dan penanaman sebanyak 1.000 pohon.

Sementara itu, sasaran nonfisik diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesejahteraan masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan, P2K2, ketahanan keluarga dan antinarkoba, serta pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Di bidang pelayanan, masyarakat akan mendapatkan berbagai layanan, antara lain pelayanan keluarga berencana (KB), pengobatan gratis bagi lansia, pemeriksaan IVA, pengobatan ternak, serta pelayanan administrasi kependudukan yang meliputi akta kelahiran, akta kematian, KTP digital, dan KIA. Selain itu, turut disediakan layanan perpustakaan keliling.

Sedangkan kegiatan pelatihan mencakup kewirausahaan, pengolahan industri kecil, pengemasan dan promosi produk, pemasaran berbasis digital, serta pembuatan pupuk organik. Program lainnya meliputi sosialisasi pencegahan stunting dan pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil, serta sosialisasi kemaritiman.

Melalui Rakor tersebut, Kodim 0703/Cilacap bersama Pemerintah Kabupaten Cilacap dan seluruh unsur terkait memantapkan koordinasi serta pembagian peran masing-masing guna memastikan seluruh rangkaian TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 dapat terlaksana secara terarah dan optimal.

TMMD Sengkuyung Tahap IV diharapkan tidak hanya memberikan dampak melalui pembangunan sarana dan prasarana desa, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui berbagai program yang secara langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. (Pen)

Anggota Koramil 17/Dayeuhluhur Padamkan Kebakaran Lahan PTPN IX Warnasari



Cilacap – Anggota Koramil 17/Dayeuhluhur, Kodim 0703/Cilacap Pelda Haryanto S dan Serda Aji W bersama Polsek Dayeuhluhur memadamkan kebakaran lahan PTPN IX Warnasari Afdeling Ciawitali di RT 02 RW 10, Dusun Ciawitali, Desa Panulisan Timur, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Rabu (16/9/2026).

Kebakaran diketahui sekitar pukul 14.30 Wib setelah Satpam PTPN IX Warnasari melaporkannya kepada Piket Polsek Dayeuhluhur, menindaklanjuti laporan tersebut, Pelda Haryanto S dan Serda Aji W bersama anggota Polsek Dayeuhluhur menuju lokasi.

Pemadaman dilakukan menggunakan mesin semprot air gendong dan secara manual dengan gebyok dari daun hijau karena lokasi sulit dijangkau kendaraan roda empat. Api akhirnya berhasil dipadamkan sebelum merambat lebih luas.

Lahan yang terbakar diperkirakan seluas satu hektare, api diduga berasal dari pembakaran sisa daun tebu kering untuk membersihkan lahan yang sedang dipanen, tiupan angin menyebabkan api merambat ke area perkebunan karet PTPN IX Warnasari.

Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil. Setelah pemadaman, anggota Koramil 17/Dayeuhluhur bersma Polsek melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi tetap aman. (Pen)

Rabu, 16 September 2026

Anggota Koramil 05/Nusawungu Beri Pelatihan LDDK bagi Siswa SMK Negeri Nusawungu


Cilacap – Anggota Koramil 05/Nusawungu Kodim 0703/Cilacap dipimpin Peltu Sutrisno melaksanakan pelatihan Latihan Dasar-Dasar Kepemimpinan (LDDK) kepada 573 siswa-siswi SMK Negeri Nusawungu, bertempat di lapangan SMK Negeri Nusawungu, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan LDDK dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pembinaan karakter dan pembentukan sikap kepemimpinan di kalangan pelajar melalui kegiatan ini para siswa siswi SMK Negeri Nusawungu dibekali pemahaman tentang kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan serta sikap peduli terhadap lingkungan dan sesama.

Dalam pelaksanaannya, Anggota Koramil 05/Nusawungu memberikan pembinaan dan pelatihan secara langsung kepada para siswa dengan mengedepankan materi serta kegiatan yang dapat menumbuhkan sikap disiplin, kekompakan dan rasa tanggung jawab.

Kehadiran personel Koramil 05/ Nusawungu dalam kegiatan LDDK juga merupakan bagian dari peran TNI-AD melalui satuan kewilayahan dalam melaksanakan pembinaan generasi muda. Koramil 05/ Nusawungu tidak hanya berperan dalam tugas pembinaan teritorial, tetapi juga turut mendukung sekolah dalam membentuk karakter pelajar agar memiliki sikap disiplin, tangguh dan mampu bekerja sama.

Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan para siswa SMK Negeri Nusawungu dapat menerapkan nilai-nilai kepemimpinan dan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat. (**)

Selasa, 15 September 2026

Pangdam IV/Diponegoro Ziarah ke Makam Pangeran Diponegoro di Makassar

 


Makassar – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., bersama Ketua Persit KCK PD IV/Diponegoro Ny. Nuning Achiruddin melaksanakan ziarah rombongan ke Makam Pangeran Diponegoro yang berada di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (15/9/2026). Ziarah tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kodam IV/Diponegoro sekaligus bentuk penghormatan atas jasa dan perjuangan Pangeran Diponegoro.

Bagi Kodam IV/Diponegoro, ziarah ini memiliki makna yang lebih dari sekadar mengenang sejarah. Pangeran Diponegoro merupakan sosok yang namanya diabadikan sebagai identitas Kodam, sehingga penghormatan kepada beliau menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan antara sejarah perjuangan dengan nilai-nilai yang menyertai pengabdian prajurit.

Pangeran Diponegoro lahir pada 11 November 1785 dan wafat di Makassar pada 8 Januari 1855. Pahlawan nasional tersebut dikenal karena memimpin perlawanan besar terhadap pemerintah kolonial Belanda dalam Perang Jawa yang berlangsung pada 1825–1830.

Perjuangannya meninggalkan keteladanan tentang keberanian, keteguhan dan kesetiaan pada perjuangan yang diyakini. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting untuk terus dikenang oleh setiap prajurit yang menyandang nama Diponegoro sebagai identitas kesatuannya.

Nama Pangeran Diponegoro kemudian diabadikan menjadi nama Kodam IV/Diponegoro yang dibentuk pada 5 Oktober 1950, dengan wilayah tanggung jawab di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Sejak itu, nama Diponegoro terus menyertai perjalanan Kodam dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya.

Semangat tersebut juga tercermin dalam sesanti Kodam IV/Diponegoro, “Sirnaning Yakso Katon Gapuraning Ratu”, yang bermakna lenyapnya segala bentuk kejahatan, hawa nafsu buruk, maupun rintangan, hingga terbuka jalan menuju kemenangan, kesejahteraan dan kedamaian.

Ziarah di tempat peristirahatan terakhir Pangeran Diponegoro menjadi momentum untuk memberikan penghormatan atas jasa perjuangannya sekaligus mengingat kembali keteladanan yang diwariskannya. Bagi prajurit Diponegoro, nama besar tersebut bukan hanya bagian dari sejarah, tetapi juga menjadi pengingat untuk menjaga kehormatan, keteguhan dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas.

(Pendam IV/Diponegoro)

Senin, 14 September 2026

Pangdam IV/Diponegoro Tutup Open Tournament Pencak Silat Piala Panglima TNI 2026



Surakarta – Open Tournament Cabang Olahraga Pencak Silat Piala Panglima TNI Tahun 2026 resmi ditutup Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., di GOR Manahan, Jl. Adi Sucipto No.1, Kel. Manahan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Minggu (13/9/2026).

Turnamen yang digelar selama tiga hari, 11–13 September 2026, tersebut bukan sekadar perebutan gelar juara. Gelanggang menjadi ruang pembuktian kemampuan, ketangguhan dan sportivitas sekaligus mempertemukan atlet dari unsur TNI, Polri dan masyarakat dalam satu kompetisi pencak silat.

Sebanyak 1.750 peserta ambil bagian dalam turnamen tersebut, terdiri atas 1.173 atlet putra dan 577 atlet putri, serta didukung 75 juri dan wasit. Besarnya partisipasi menunjukkan tingginya antusiasme sekaligus menjadikan Open Tournament Piala Panglima TNI sebagai bagian dari upaya mendorong pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga pencak silat.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam IV/Diponegoro membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. Panglima TNI menyampaikan apresiasi kepada para atlet dan prajurit TNI-Polri yang berhasil meraih juara, sekaligus mengingatkan peserta yang belum berhasil agar tidak menjadikan hasil pertandingan sebagai akhir dari perjalanan.

Hasil pertandingan, menurut Panglima TNI, seharusnya menjadi bahan evaluasi bagi setiap atlet. Ketika prestasi belum sesuai harapan, kekurangan tersebut perlu dijadikan pijakan untuk berlatih lebih keras dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.

Sebab, prestasi tidak lahir secara instan. Ia dibangun melalui latihan yang berulang, disiplin, evaluasi dan kemauan untuk terus meningkatkan kemampuan. Semangat tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk atlet yang tangguh sekaligus prajurit yang memiliki daya juang tinggi.

Selain kompetisi, Open Tournament Piala Panglima TNI juga memiliki tujuan untuk membangun dan memelihara komunikasi antarpengurus organisasi olahraga di berbagai tingkatan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat. Interaksi tersebut diharapkan menciptakan ikatan yang harmonis, kompak serta memupuk jiwa korsa.

Semangat tersebut terlihat dari bersatunya atlet TNI, Polri dan masyarakat dalam satu arena pertandingan. Perbedaan latar belakang tidak menjadi sekat ketika seluruh peserta bertemu dalam semangat sportivitas, mengejar prestasi dan menjunjung tinggi nilai-nilai olahraga.

Panglima TNI juga memberikan apresiasi kepada KONI daerah serta para pembina cabang olahraga yang telah berpartisipasi dengan mengikutsertakan atlet dan timnya dalam Open Tournament Pencak Silat Piala Panglima TNI Tahun 2026.

Persaingan ketat selama tiga hari akhirnya menempatkan Kontingen Panglima Kumbang sebagai juara umum sekaligus kontingen terbaik, dengan raihan 35 medali emas, 40 perak dan 35 perunggu. Atas prestasi tersebut, kontingen juara umum memperoleh uang pembinaan sebesar Rp50 juta dan satu unit sepeda motor Honda Supra Revo Fit.

Sementara itu, pada kategori usia dini, posisi tiga besar ditempati Kradenan Fighter Club, PPS Jokotole Bangkalan dan SD Muhammadiyah 10 Tipes. Kategori pra remaja diraih Kradenan Fighter Club, Tapak Suci Ska dan Laskar Pandanaran. Untuk kategori remaja, tiga besar ditempati PSHT Pusat Madiun, Tapak Suci Surakarta dan SMA Muhi Karanganyar. 

Pada kategori dewasa, PSHT Pusat Madiun menjadi yang teratas, disusul Kodiklat AL A dan SMAgas Fighter Magetan. Sementara kategori TNI/Polri menempatkan Tim Garuda TNI AD sebagai juara pertama, diikuti Polda Jatim A dan Kodam Jayakarta A.

Capaian tersebut menjadi puncak dari persaingan selama tiga hari sekaligus menutup turnamen yang tidak hanya melahirkan pemenang, tetapi juga mempertemukan semangat kompetisi, persaudaraan dan kebersamaan dalam satu gelanggang.

Panglima TNI turut menyampaikan penghargaan kepada Pangdam IV/Diponegoro dan jajaran Korem 074/Warastratama selaku koordinator penyelenggara, panitia serta seluruh pihak yang mendukung sehingga Open Tournament Pencak Silat Piala Panglima TNI Tahun 2026 dapat berlangsung aman, tertib dan lancar. 

Penutupan turnamen turut dihadiri Danlanud SMO Marsma TNI Henri Ahmad Badawi, S.M., M.M., M.Han., Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira, S.I.P., M.I.Pol., M.Han., Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto, S.H., M.Kn., para pejabat utama Kodam IV/Diponegoro, Wakapolresta Surakarta AKBP Heru Eko Wibowo, S.H., S.I.K., M.H., Kepala Dispora Provinsi Jawa Tengah Aria Chandra Destianto, S.STP., M.Si., Ketua Umum KONI Jawa Tengah Dr. Ir. Sujarwanto Dwiatmoko, M.Si., Ketua Umum Pengprov IPSI Jawa Tengah Harry Nuryanto, S.E., M.M., Ketua IPSI Kota Surakarta Ito Indrayana Rangga Wangi, atlet pencak silat berprestasi Denny Aprisani, para wasit, official, peserta serta unsur Korem 074/Warastratama dan jajaran lainnya. (Pendam IV/Diponegoro)

Babinsa Koramil 13/Majenang Bersama Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Lahan Warga



Cilacap – Babinsa Koramil 13/Majenang, Kodim 0703/Cilacap, bersama petugas gabungan dan masyarakat melaksanakan penanganan kebakaran lahan milik warga di Dusun Klapanunggal, Desa Bener, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Minggu (13/9/2026).

Kebakaran diketahui sekitar pukul 16.30 WIB setelah warga melihat kepulan asap yang semakin membesar dari area perkebunan. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa dan petugas kewilayahan.

Mendapat informasi tersebut, Babinsa Koramil 13/Majenang bersama unsur terkait segera mendatangi lokasi dan melakukan koordinasi untuk mempercepat penanganan. Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan UPTD PKBD Majenang, Satpol PP, Polsek Majenang, Pemerintah Desa Bener, relawan dan masyarakat.

Kondisi angin yang cukup kencang sempat menyebabkan api kembali menyala dan membesar. Babinsa bersama petugas gabungan terus melakukan lokalisasi titik api dan pemadaman secara gotong royong agar api tidak meluas ke area perkebunan lainnya maupun mendekati permukiman warga.

Setelah dilakukan penanganan secara intensif, api berhasil dipadamkan secara total pada sekitar pukul 20.30 WIB. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka. Kebakaran menghanguskan sekitar 2 hektare dari total area perkebunan seluas kurang lebih 8 hektare, dengan tanaman yang terbakar antara lain balsa, cengkeh, palandan dan pohon campuran lainnya. Kerugian materiil masih dalam proses perhitungan.

Babinsa juga turut melakukan pemantauan di lokasi setelah api berhasil dipadamkan untuk memastikan tidak terdapat titik api yang kembali menyala. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran lahan, terutama saat kondisi cuaca dan angin berpotensi mempercepat penyebaran api.

Penanganan kebakaran tersebut merupakan bentuk sinergi aparat kewilayahan bersama pemerintah daerah, relawan dan masyarakat dalam mencegah meluasnya kebakaran serta menjaga keamanan lingkungan. (**)