Kamis, 14 Mei 2020

Danramil Kawunganten Dampingi Kapolres Cilacap Tinjau Dapur Lapangan Forkopimda


Cilacap - Danramil 09/Kawunganten Kapten Cpm Teguh Budiono bersama unsur Forkopimcam mendampingi kunjungan Kapolres Cilacap dalam rangka meninjau pelaksanaan " Dapur Lapangan Forkopimda Cilacap " yang dilaksanakan di Balai Desa Bojong Kecamatan Kawunganten, Kamis (14/5).

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Cilacap AKBP Dery Agung Wijaya, S.IK., SH., MH beserta Wakapolres Kompol Agus Sulistianto, SH, S.IK dan staf, Forkopimcam Kawunganten, Danki Brimob Iptu Sarno beserta anggota, Bhayangkari Ranting Kawunganten Ormas PP, GMBI dan Banser, Anggota Pramuka Kwaran 110102 Kawunganten dan PKK Desa Bojong.

Dalam kesempatan itu Kapolres Cilacap AKBP Dery Agung Wijaya menyampaikan salam hormat kepada semua pihak yang sudah turut serta dalam kegiatan ini. Tujuan diadakannya dapur lapangan forkopimda diantaranya kepedulian kita terhadap warga yang terdampak Covid-19 dan kepada warga masyarakat yang Stay at Home, sehingga kita harus saling bahu membahu dalam mengatasi covid-19 agar segera hilang dari muka bumi ini.

" Diharapkan pendistribusian lebih kepada masyarakat yang stay at home, door to door dan jangan yang di pinggir jalan sehingga dalam pendistribusian dapur lapangan tepat sasaran, " katanya.

Seperti diketahui Dapur Lapangan Forkopimda Kabupaten Cilacap didirikan untuk membantu warga masyarakat yang terdampak Covid-19, kegiatan ini digelar secara mobile di setiap kecamatan. Dan kali ini bertempat di wilayah Kecamatan Kawunganten, adapun target pendistribusian nasi kotak sebanyak 1000 dus untuk warga di Desa Bojong dan sekitarnya.

Terpisah, Danramil 09/Kawunganten Kapten CPM Teguh Budiono saat di konfirmasi menjelaskan, selain di wilayah Kecamatan Kawunganten, pelaksanaan dapur lapangan forkopimda juga telah dilaksanakan di wilayah Kecamatan Bantarsari.

" Kami TNI-Polri bersama forkopimcam bersinergi melalui dapur lapangan forkopimda ini, sebagai upaya kita untuk membantu kesulitan masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Semoga dengan adanya kegiatan ini, dapat meringankan beban hidup masyarakat yang sedang kesusahan akibat dampak Covid-19, "harap Danramil. Oke

Aparat Gabungan TNI Polri dan Pemda, Razia Masker di Pasar Kliwon Desa Kesugihan


Cilacap - Guna meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memakai masker, anggota Koramil 06/Kesugihan bersama unsur Forkompimcam, Puskesamas, Satpol PP, Banser dan anggota Pramuka melaksanakan kegiatan razia penggunaan masker dan himbauan tentang pencegahan dan penanganan Covid 19 yang dilaksanakan di Pasar Kliwon Desa Kesugihan Kecamatan Kesugihan, Rabu (13/5/20).


Kegiatan tersebut langsung dihadiri Camat Kesugihan Basuki Priyo Nugroho S.Sos., M.Si., Danramil 06/Kesugihan yang dalam hal ini diwakili Pelda Ruswadi, Kapolsek Kesugihan yang diwakili Aiptu Rifangi, Kepala Puskesmas Kesugihan 1 Adi Wijaya, Kepala Puskesmas Kesugihan 2 Afif Melly R.


Dalam kesempatan itu, Camat Kesugihan menghimbau kepada para petugas agar dalam kegiatan razia penggunaan masker ini, dilakukan dengan humanis dan simpatik agar nantinya warga masyarakat yang tidak menggunakan masker akan mempunyai rasa malu dan bisa berdisiplin dalam penggunaan masker. Bagi warga yang kedapatan tidak memakai masker akan diberi masker secara gratis namun demikian, mereka tetap dikenai sanksi agar nantinya timbul kesadaran individu.


" Bagi yang tidak menggunakan masker supaya diarahkan ke posko razia masker untuk di beri masker dan diberi sangsi dengan membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi dan akan senantiasa menggunakan masker. Selain itu, peserta razia agar senantiasa mengingatkan pada masyarakat tentang protokol kesehatan penanganan Covid 19," kata Basuki Priyo Nugroho.


Sementara itu menurut Pelda Ruswadi, razia penggunaan masker sekaligus pembagian masker, telah dilakukan yang kesekian kalinya untuk mencegah penularan Covid-19 khususnya di wilayah Kecamatan Kesugihan. Dengan diberikannya sanksi kepada mereka yang tidak memakai masker, diharapkan tumbuh kesadaran masyarakat akan pentingnya masker guna memutus penyebaran Covid-19. " Selain itu, kita juga himbau mereka untuk selalu menjaga kebersihan diri, laksanakan physical distancing serta tetap berada di rumah jika tidak ada kepentingan demi pencegahan penyebaran Covid 19," ucapnya. (Urip)

Antisipasi dan Penanggulangan Bencana Alam di Wilayahnya, Kodim Cilacap Gelar Latposko I TA. 2020


Cilacap – Dalam rangka mengantisipasi dan menanggulangi bencana alam di wilayahnya, Kodim 0703/Cilacap menggelar kegiatan Latihan Posko I TA. 2020. Selain untuk mengantisipasi dan menanggulangi bencana alam yang direncanakan satuan, Latihan Posko I uga untuk menguji berbagai protap satuan dalam penanggulangan bahaya erupsi melalui aturan pelibatan semua stake holder di wilayah apabila terjadi bencana, guna mencegah dan mengurangi kemungkinan terjadinya korban jiwa dan kerugian lainnya.

Hal demikian juga disampaikan Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., saat memberikan Taklimat Awal Latposko I di Ruang Data Makodim 0703/Cilacap. Danrem juga menjelaskan, Latihan ini juga dalam rangka melatih hubungan Komandan dan Staf untuk melaksanakan kesiapsiagaan dalam tanggap darurat bencana alam. 

"Sebagai latihan taktis tanpa pasukan, Latihan Posko-I ini bertujuan melatih unsur komandan dan staf dalam melaksanakan teknik, prosedur dan tata kerja yang berlaku untuk merencanakan, mempersiapkan dan melaksanakan serta mengendalikan suatu operasi di satuan, baik  dalam rangka Operasi Militer untuk Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP)," Jelasnya. 

Kegiatan Latihan Posko I yang dilaksanakan ini memiliki nilai strategis untuk meningkatkan kemampuan Komandan dan Staf Kodim 0703/Cilacap dalam Proses Pengambilan Keputusan Taktis (PPKT) guna menghadapi tugas-tugas ke-wilayahan, terutama dalam memberikan bantuan kepada Pemda untuk mengatasi penanggulangan bencana alam yang terjadi di wilayahnya.

"Ini merupakan aplikasi pelaksanaan tugas dan tanggungjawab Pemerintah Daerah dan  Kodim 0703/Cilacap sesuai dengan UU RI No 24 Tahun 2007 pasal 5 dan 6  tentang penanggulangan bencana alam", tambahnya. 

Pemilihan materi latihan itu sendiri berkaitan dengan penanggulangan alam tsunami dikarenakan wilayah Kodim 0703/Cilacap merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan pantai selatan jawa dan laut hindia. Aplikatif pentahapan mulai dari kesiapsiagaan, peringatan dini dan proses mitigasi bencana, harus dapat menjawab tanggung jawab pemerintah sesuai dengan amanah konstitusi dan menjadi tanggung jawab kita bersama.

Danrem juga menjelaskan, TNI AD melalui plat formnya, telah dijabarkan melalui Program Latihan Posko I mencakup hal-hal kerjasama, koordinasi dan kolaborasi keterpaduan keduanya dalam sebuah proses pengambilan keputusan, teknik, olah yudha dan pengintegrasian semua kemampuan satuan yang dimiliki. Selain itu juga menyangkut prosedur dan tata cara kerja yang berlaku dalam suatu Posko serta Komando Pengendali Operasi guna membantu tugas pemerintah daerah dalam menghadapi permasalahan khususnya penanggulangan bencana alam di wilayah.

“Kegiatan latihan Latposko ini, kita sesuaikan dengan kondisi saat ini dengan mewabahnya pandemi Covid-19. Karenanya, kita lakukan kegiatan ini tanpa mengurangi resiko, kita laksanakan sesuai standar protokol kesehatan yang diterapkan WHO, dengan wajib memakai masker,  menjaga jarak orang perorang dan sterilisasi diri dengan hand sanitizer yang disediakan di setiap sudut ruangan area kegiatan, selain itu penyemprotan diarea kegiatan", ungkapnya. 

Latposko diawali dengan taklimat awal oleh Danrem bertujuan untuk memberikan petunjuk awal kepada pejabat Dandim yang diperankan para Perwira Staf Korem yang dilatihkan, sebagai pengantar agar latihan lebih mendekati situasi sebenarnya dan lebih realistis sehingga tujuan dari pelaksanaan kegiatan latihan posko I ini dapat tercapai. Hal ini juga sebagai langkah dan wujud menyiapkan pejabat Dandim di wilayah seandainya ditunjuk oleh Kepala Daerah sebagai Insider Commander. (Urip)

Pimpin Rakor Lintas Sektoral, Dandim Cilacap Nyatakan Total War Terhadap Covid-19.


Cilacap - Komandan Kodim 0703/Cilacap Letkol Inf. Wahyo Yuniartoto, S.E., M.Tr (Han) menyatakan Total War atau perang total terhadap Covid-19. Hal itu disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi Perangkat Daerah Lintas Sektoral bersama unsur Forkopimda Kabupaten Cilacap di Ruang Gadri Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap, Jln Jend. Sudirman No. 32 Cilacap, Kamis (14/5/20).


Rapat yang dilakukan melalui Video Conference tersebut, diikuti oleh seluruh unsur Forkopincam Jajaran dalam rangka menyambut pelaksanaan Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah Tahun 2020. Rapat dibuka langsung Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto Pamuji. Unsur Forkopimda lain diantaranya Kapolres AKBP Dery Agung Wijaya S.I.K., S.H. M.H, Wakil Bupati Samsul Aulia Rahman, Sekda Kabupaten Cilacap Drs. Farid Ma'ruf, Ketua DPRD Taufik Nurhidayat, dan dihadiri oleh para Asisten Sekda dan Kepala OPD Kabupaten Cilacap. 


Dalam kesempatan itu, Dandim Letkol Inf. Wahyo Yuniartoto, S.E., M.Tr (Han) menyatakan Total War atau perang total terhadap Covid-19. Dia menilai, saat ini kita semua sedang menghadapi spektrum ancaman. Berdasar data dari sumber yang kredibel atau beberapa pengamat, belum ada yang bisa memastikan sampai kapan wabah Covid-19 ini akan berakhir. 


Kepada semua yang hadir maupun yang di wilayah, Dandim tekankan harus ada prediksi dan target yang harus dicapai. "Kita semua yang hadir, disini dan di wilayah, semua harus punya prediksi dan target. Tanpa itu, kita sama saja bertepuk sebelah tangan, tidak ada artinya dari hasil kerja keras kita. Hadirnya kita dalam setiap kegiatan, harus menjadi solutor disetiap keadaan dan ini harus menjadi target kita, " Jelasnya. 


Dandim juga mengajak semua pihak untuk bangkit dan bergerak untuk memerangi Covid-19. Dia melihat langkah yang diambil Bupati dan Jajarannya sangat luar biasa. Banyaknya dinamika yang dihadapi sangat membutuhkan kesabaran, kesungguhan dan kerja keras. Untuk itu, kepada para jenderal-jenderal lapangan, para Camat, Danramil, Kapolsek, Babinsa, Bhabinkamtibmas, mari kita bangkit, semangat, jangan kendor, jangan menyerah dengan keadaan, kita harus terus berbuat.," Ajak Dandim. 


Jelang prediksi Covid berakhir, selaku Ketua 3 dalam Gugus Tugas, hal serupa juga ditekankan Dandim kepada segenap OPD, untuk pertajam kembali semangat kerja. Jangan kendor, karena begitu kita kendor akan berpotensi terjadinya penurunan disiplin. Perketat kembali pengawasan di Pos pos yang menjadi pintu masuk ke Cilacap sehingga apabila ada indikasi klaster baru, hal itu bisa kita ketahui,"  jelasnya. 


Terkait logistik, Forkopimda juga talah mendirikan Dapur Lapanhan dan hal itu diikuti Jajarannya untuk menfasilitasi kebutuhan makan warga ODP. Hal tersebut merupakan langkah-langkah yang telah daambil termasuk pembentukan Satgad Gugus di wilayah dengan Sub Koordinator diwilayah. 


Kepada Tim Medis, Dandim juga menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada mereka yang selama ini telah bekerja keras dalam memerangi Covid-19. "Saudara-saudara adalah perisai perisai hidup kita, tanpa tenaga medis sebagai benteng terakhir, maka kita tidak ada apa-apanya. Bekerja dengan efektif, teguh pendirian karena tugas adalah amanah dan pengabdian," Pungkasnya. 


Sementara itu, diawal sambutannya, Bupati menyambut baik rakor ini karena menurutnya, kegiatan sangat positif dan bermanfaat sebagai media dan forum yang cukup strategis dalam rangka membangun komunikasi yang sistematis, koordinatif dan sinergis antar lembaga perangkat daerah dan instansi terkait lainnya, utamanya dalam menghadapi dan mengantisipasi berbagai kemungkinan yang muncul berkenaan dengan perayaan Idul Fitri 1441 Hijriah mendatang.


"Melalui rapat ini, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian dan penjabaran lebih lanjut di lapangan terkait dengan persiapan kita dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1441 H sehingga masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman dan khidmat ditengah situasi pandemi Covid-19 diantaranya pola kerja yang terkoordinatif, ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat, serta penanganan dan pencegaan Covid-19," paparnya. 


Terkait mudik, Bupati menghimbau agar pada hari raya idul fitri ini, masyarakat Cilacap di luar daerah tidak mudik dan apabila dengan sangat terpaksa harus mudik ke Cilacap, diminta agar mematuhi protokol kesehatan, lakukan karantina mandiri selama 14 hari. Peran serta Gugus Tugas dibantu masyarakat sangat dibutuhkan. Gugus Tugas harus melaksanakan tugasnya secara maksimal dan selalu koordinasi dengan jajaran terkait serta melaporkan secara berkala kepada Ketua Gugus Tugas setiap kejadian menonjol.


"Bukan hanya tanggungjawab Aparat TNI, Polri dan Pemerintah saja, namun merupakan tanggungjawab bersama agar penyebaran Covid-19 bisa kita hentikan. Selain itu, berikan edukasi kepada masyarakat melalui jenderal-jenderal lapangan yang ada di tiap-tiap kecamatan hingga desa, untuk mematuhi arahan pemerintah dalam penanganan Covid-19, Jaga kondusifitas wilayah, jaga stok barang dan kebutuhan masyarakat serta imbau masyarakat untuk menunda mudik," Pungkasnya. (Urip)

Rabu, 13 Mei 2020

Dapur Lapangan Forkopimda Layani Kebutuhan Makan Masyarakat Terdampak Covid-19 di Wilayah Sidareja


Cilacap - Sebagai bentuk sinergitas dan kepedulian terhadap kesulitan masyarakatnya, Anggota TNI jajaran Kodim 0703/Cilacap terus bersinergi dengan Aparat Kepolisian dan Pemda Cilacap memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak Covud-19. Salah satunya di Kecamatan Sidareja. Aparat TNI Koramil Sidareja, Polsek dan Pemerintah Kecamatan Sidareja, bersinergi bahu membahu menyiapkan menu makanan yang dimasak di Dapur Lapangan yang didirikan di halaman Kantor Kecamatan Sidareja, Rabu (13/05/20).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Camat Sidareja Budi Narimo S.Sos,MSi, Danramil 11/Sidareja diwakili Pelda Sugita, Kapolsek Sidareja Kompol Asep Kusnadi, Anggota Koramil 11/Sidareja, Anggota Polsek Sidareja, Satpol PP, Anak anak Pramuka, serta Ibu-ibu PKK Kecamatan Sidareja.

Danramil Sidareja melalui Pelda Sugita mengatakan, kegiatan sosial yang dilakukan dengan mendirikan Dapur lapangan ini adalah salah satu bentuk sinergitas dan kepedulian bersama antara TNI-Polri dan Pemerintah Kecamatan Sidareja untuk membantu dukungan logistik kepada warga masyarakat yang terdampak Covid-19.

" Di tengah situasi pandemi Covid-19 ini, masyarakat sangat membutuhkan uluran tangan kita. Untuk itu, kita semua hadir untuk membantu mereka, dalam memenuhi kebutuhan makan mereka sehingga mereka tidak perlu keluar rumah untuk mencari menu makanan," terangnya. 

Camat Sidareja mengatakan, pada situasi saat ini, pemerintah sedang berjuang melawan Covid-19, semua harus bersatu padu menghadapinya. Untuk itu perlu adanya sinergitas berbagai komponen, dengan bergotong royong bersama-sama membantu  mengatasi kesulitan rakyat, Katanya

Lebih lanjut, Dapur lapangan di halaman kecamatan Sidareja ini membuat masakan siap saji dalam bentuk nasi boks, adapun target hari ini sebanyak 1000 boks dan akan kita distribusikan kepada warga masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Sidareja yang terdampak Covid-19, diantaranya Desa Sidareja, DesaGunung reja, Desa Tinggarjaya, Desa Tegalsari, Desa Sidamulya dan Desa Sudagaran.

"Diharapkan dengan adanya kegiatan dapur lapangan ini, dapat meringankan beban masyarakat akibat dampak pandemi virus corona ini khususnya di wilayah Kecamatan Sidareja. Dan ini adalah salah satu wujud sinergitas TNI Polri dan Forkompincam Sidareja dalam percepatan penanganan Covid-19, " tegasnya.

TNI Polri bersama Gugus Tugas Covid-19 kecamatan Sidareja sudah berupaya bekerja keras untuk memutus penyebaran Covid-19 ini, Namun demikian upaya ini akan berhasil apabila masyarakat lebih disiplin dan mematuhi apa yang menjadi anjuran  pemerintah terkait pencegahan virus Covid-19," tandasnya.

Sementara itu, sambil membagikan nasi kotak kepada masyarakat, Babinsa Koramil 11 Sidareja Sertu Panca Yuli Hariyanto mengajak masyarakat untuk bersama sama melawan virus corona dengan mematuhi anjuran pemerintah untuk social distancing, physical distancing, terapkan PHBS dengan rajin cuci tangan dengan sabun dan memakai masker apabila keluar rumah. Urip

Selasa, 12 Mei 2020

36 Calon Penumpang Pesawat di Bandara Tunggul Wulung Cilacap, Diperiksa Kesehatannya


Cilacap - Menteri Perhubungan RI telah memutuskan untuk membuka lagi akses layanan seluruh moda transportasi umum. Meski mengizinkan, ia memastikan para penumpang yang pulang kampung atau melakukan mobilitas dicek kesehatannya dengan standar khusus sesuai prosedur protokol keselamatan dan kesehatan penanganan Covid 19.

Pernyataan Menteri Perhubungan tersebut diikuti oleh seluruh Armada perhubungan. Salah satunya di Cilacap, dibukanya kembali moda transportasi umum, kini Bandara Tunggul Wulung Cilacap yang berlokasi di Desa Tritih Lor, Kecamatan Jeruklegi, Cilacap ini, kini beroperasi lagi. Terlihat para calon penumpang, antri untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan sebelum berangkat dengan standar khusus sesuai prosedur protokol keselamatan dan kesehatan penanganan Covid 19, Selasa (12/5/20).

Mereka adalah rombongan calon tenaga dari PT Prima Alam Gemilang yang akan menyelesaikan pembangunan Pabrik Gula Bombana di Kendari, Sulawesi Tenggara. Direncanakan, mereka akan menggunakan pesawat Trans Nusa Type Of Aircraft ATR 72-600 dengan Pilot Capt. Richard Wiliem Setyaki dan Co Pilot Frans Januar Damanik.

Saat pengecekan kesehatan, kegiatan dihadiri Kadis Ops Lanud Jenderal Sudirman Mayor Tek Muhajir Dwi AN, Danramil 02/Jeruklegi Kapten Inf Suwanto, Camat Rosikin, S.Sos, MM, Kapolsek Jeruklegi AKP Nyoman Sudarjana. Sedangkan pengecekan kesehatan dilakukan oleh petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kementrian Kesehatan Republik Infonesia yang dipimpin Dr. Wawan bersama 5 orang tenaga medisnya terhadap calon penumpang pesawat dengan jumlah sekitar 36 orang itu. Urip

Senin, 11 Mei 2020

Agar Bantuan Tepat Sasaran, Babinsa Jajaran Kodim Cilacap Kawal Musdesus di Tiap Desa Binaannya


Cilacap - Wujud kepedulian pemerintah terhadap masyarakat kurang mampu yang terdampak Covid 19 terus bergulir. Hal tersebut juga diikuti oleh seluruh Aparat Kepemerintahan Desa khususnya di wilayah Kabupaten Cilacap. Agar tepat sasaran, rencana kegiatan tersebut secara khusus di musyawarahkan pihak desa dengan dihadiri oleh seluruh perangkatnya hingga tingkat bawah. 


Musyawarah yang dikenal sebagai Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) tersebut dilakukan guna sinkronisasi, validasi, finalisasi penetapan calon penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) serta APBDES  perubahan Tahun anggaran 2020. Kegiatan ini hampir dilakukan desa di tiap kecamatan Jajaran Pemda Cilacap. 


Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut selalu mendapat pengawalan dari Aparat TNI jajaran Kodim 0703/Cilacap dan Kepolisian Jajaran Polres Cilacap dan langsung dihadiri Camat di tiap wilayahnya. Melalui para Babinsanya, Aparat TNI mengawal jalannya Musdessus agar nantinya tepat sasaran dan tidak terjadi tumpang tindih maupun pemangkasan anggaran. Salah satunya di Desa Desa Bojong, Kecamatan Kawunganten, Senin (11/5/20). 


Bantuan berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) bersumber dari Sumber dana DD, APBD Silva dan Non Silva, BHR dan BHS, PAD, Banprof dan Bansos yang masing masing diambil anggaran sebesar 35 persen perbulannya. Dana tersebut termasuk untuk penanganan Covid 19. Di desa Bojong sendiri, ada penerima BLT sekitar 255 KK yang tersebar di 65 RT. Sedangkan secara keseluruhan ada 2514 KK penerima bantuan dengan rincian PKH 772 KK, BLT 255 KK, BPNT 791 KK, APBD 13 KK, BANSOS PROV  344 KK, BST 266 KK dan HIMBARA 73 KK.


Pada kesempatan itu, Babinsa Bojong Koramil 09/Kawunganten Koptu Suparjo Asngari menghimbau kepada semuanya untuk bisa menjelaskan kepada masyarakat supaya tidak terjadi kesalah pahaman. Selain itu, dalam memilih data  jangan ada yang terlewatkan terutama bagi masyarakat yang seharusnya berhak menerima bantuan tersebut. Dia berharap, semua proses berjalan sesuai aturan dan di peruntukan tepat sasaran dan benar-benar sesuai data yang ada. 


" Saya harap data jangan ada yang terlewatkan terutama bagi masyarakat yang seharusnya berhak menerima bantuan dan kepada pihak desa agar hasil musdessus ini nantinya bisa dijelaskan kepada warga supaya informasi tidak simpang siur tentang bantuan yang ada saat ini, " jelasnya.


Hal senada juga dijelaskan oleh Kasi Tapem Kecamatan Kawunganten Tuyar SE yang menghimbau kepada seluruh perangkat desa untuk menjelaskan hasil musyawarah ini secara rinci kepada masyarakatnya. Menurutnya, acara ini merupakan forum tertinggi di tingkat desa dan semua pihak harus menghargai keputusan ini dan hasilnya untuk selanjutnya dikirim ke kecamatan.


Kemudian juga desa persiapan Spj di TW II supaya dana turun sesuai jadwal biar kegiatan desa bisa berjalan dengan baik.Tidak ada yang tertunda untuk kegiatan kedepan, perubahan ini merupakan program pemerintah dalam penyaluran dana dari dampak Covid 19, karena ini merupakan keputusan dari pemerintah pusat," jelasnya.